BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Warga di sekitar Jalan Pemuda, Pulogadung, Jakarta Timur dikejutkan dengan penemuan jasad seorang pria berinisial JS yang diketahui sebagai bos ruko, pada Rabu (26/02/2025).
Jasad korban JS ditemukan dalam kondisi mengenaskan, yaitu dengan tersegel oleh semen di dalam bangunan miliknya. Jasad tersebut ditemukan di dalam cor semen, ruko miliknya yang sedang direnovasi.
Kronologi Kejadian
Sebelumnya korban JS dilaporkan menghilang oleh keluarga pada 23/02/2025, setelah koban JS tidak dapat dihubungi sejak 16/02/2025.
Menurut laporan keluarga, JS terakhir kali terlihat pada saat ia menuju rukonya untuk mengecek renovasi yang tengah berlangsung.
Pada 24/02/2025, warga sekitar mencium bau menyengat dari dalam ruko. Polisi yang menerima laporan tersebut segera melakukan penyelidikan di lokasi.
Korban JS pertama kali ditemukan pada 26/02/2025, jasad JS ditemukan dalam kondisi sudah membusuk, terkubur dalam lapisan semen di bekas seluran pembuangan roko.
Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, menyatakan bahwa kematian korban disebabkan oleh penganiayaan berat yang dilakukan oleh tersangka.
Pada awalnya korban JS terlibat perselisihan dengan tersangka ZA yang merupakan penjaga proyek proses renovasi ruko milik JS.
Perselisihan tersebut diakibatkan oleh ZA yang meminta kenaikan gaji sebesar 900 ribu rupiah. Permintaan tersebut membuat korban JS emosi dan langsung menampar ZA.
ZA menangkis pukulan tersebut lalu mendorong korban JS hingga jatuh tak behenti disitu lalu ZA memukul korban menggunakan batu hingga tewas.
Pelaku ZA sempat panik, lalu ia menyeret jasadnya ke saluran air belakang ruko dan menutupnya dengan semen serta batu bata.
BACA JUGA
Kasus Pembunuhan Sadis Oknum TNI AL di Sorong Direkonstruksi Ulang
Proses Indentifikasi Pelaku
Polres Metro Jakarta Timur melakukan olah TKP, pasca penemuan jasad korban. Mereka menenukan barang bukti yaitu alat-alat bangunan yang digunakan pelaku untuk menutupi jasad korban.
Penyidik memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi dan dapat mengetahui siapa saja yang keluar masuk ruko dalam beberapa hari terakhir, selain itu beberapa saksi termasuk warga sekitar, dan pekerja proyek di interograsi.
Salah satu saksi mengungkap bahwa korban sempat bertemu dengan ZA dan terlibat perselisihan terkait pembayaran gaji dan pencurian peralatan proyek.
Polis menambahkan bawha rekening bank milik korban JS terdapat transaksi mencurigakan setelah menghilangnya korban, yaitu transferan sejumlah uang kepada rekening pelaku ZA
Saat ini, jenazah korban masih berada di Intansi Kedokteran Forensik RS Polri Kramat Jati untuk menjalani proses autopsi guna memastikan penyebab kematian sebagi bagian dari penyelidikan.
Kabid Yandokpol RS Polri Kramat Jati, Kombes Hery Wijatmoko, menyatakan bahwa tim forensik masih melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban.
(Magang UKRI – Andari/Aak)