Bobrok BUMN Pernyataan Mahfud Dibantah Kurator Senior

Perusahaan BUMN
(Foto: Kementrian BUMN).
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TM.ID: Kurator Senior Yudhi Wibhisana menentang pernyataan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Mahfud MD, terkait mempailitkan BUMN agar mencegah pembayaran utang.

“Saya menolak pernyataan bahwa kepailitan pada BUMN adalah modus untuk mencegah bayar utang,” ujar Yudhi melansir Antara, Selasa (06/02/2024).

Menurut dirinya, BUMN telah menempuh segala langkah hukum untuk menghindari pailit hutang. Hal itu terbukti, dengan tidak adanya satu pun BUMN yang sengaja mempailitkan.

BACA JUGA: Puan: Capek-capek Tunggu Pemilu tapi Gak Bebas, Rugi Dong!

Dalam konteks ini, kata Yudhi, sejumlah contoh BUMN yang dinyatakan pailit, seperti PT Merpati Nusantara Airlines, PT Istaka Karya, PT Industri Gelas, dan PT Kertas Kraft Aceh.

Merujuk hasil Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya Nomor 5/Pdt.Sus-Pembatalan Perdamaian/2022/PN.Niaga Sby Jo Nomor 4/Pdt.Sus-PKPU/2018/PN.Niaga Sby tanggal 2 Juni 2022, PT Merpati Nusantara Airlines dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Surabaya pada 25 April 2022.

Namun, Merpati Airlines dianggap lalai dalam memenuhi isi perjanjian perdamaian, sehingga berujung pailit.

“Tidak ada satu pun dari mereka yang sukarela dipailit,” jelas Yudhi.

Lebih lanjut, kata dia, bahwa proses PKPU adalah bentuk upaya hukum, dalam hal itu merupakan perlawanan hukum BUMN pada usaha pihak lain yang mempailitkan.

“Mereka diputus pailit karena diajukan oleh orang dan diputus oleh pengadilan niaga karena tidak mampu membayar utang-utangnya kepada para kreditor,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD berjanji bersama pasangan pilpresnya, Ganjar Pranowo untuk menghentikan modus mempailitkan badan usaha milik negara (BUMN) untuk mencegah membayar utang.

“Ini BUMN terus dibubarkan, dipailitkan lewat pengadilan. Lalu orang yang punya hak dilupakan. Mau nanti ke mana, tidak tahu. Nah yang begini-gininya harus dihentikan dan harus terus ditabrak,” kata Mahfud dalam acara Tabrak, Prof! di Kabupaten Sleman, DIY Yogyakarta

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City