Berulah di MotoGP Indonesia, Franco Morbidelli Bikin Berang Rekan Satu Tim

Franco Morbidelli (Foto: Dok.MotoGP).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Julukan “si bengal murid Valentino Rossi” tampaknya semakin melekat pada Franco Morbidelli. Pebalap Pertamina Enduro VR46 itu lagi-lagi jadi sorotan usai tampil garang di MotoGP Indonesia 2025. Aksi agresifnya di lintasan Mandalika menuai hujan kritik, bahkan dari rekan setimnya sendiri, Fabio Di Giannantonio.

Bukan pertama kalinya Morbidelli memicu drama. Sepanjang musim ini, pebalap asal Italia itu sudah beberapa kali terlibat insiden panas. Dari tabrakan besar dengan Maverick Vinales di Mugello, hingga manuver nekat yang membuat Jack Miller dan Di Giannantonio geram di Mandalika akhir pekan lalu.

“Sayangnya rekan setim saya kembali merusak salah satu balapan saya dengan manuver bodoh,” ucap Di Giannantonio melansir motoGP, Jumat (10/10/2025).

Di Giannantonio menilai, aksi Morbidelli di tikungan 10-11 terlalu berisiko dan memaksanya keluar jalur.

Jack Miller pun punya pengalaman serupa. Pebalap Pramac Yamaha itu mengaku nyaris bersenggolan ketika Morbidelli menyalip tiga lap jelang finis.

“Saya harus keluar lintasan agar tidak bertabrakan. Ia benar-benar memaksa,” ujarnya.

Namun, Morbidelli tak mau diam. Ia menolak dicap sebagai penjahat MotoGP dan menegaskan bahwa gaya balapnya adalah bagian dari DNA seorang petarung sejati.

“Saya garang, tapi tidak pernah jahat,” tegas Morbidelli, mantan juara dunia Moto2 yang juga murid langsung Valentino Rossi di akademi VR46.

Bagi Morbidelli, agresivitas bukanlah dosa, melainkan seni bertarung di era modern MotoGP.

“Menyalip kini jauh lebih sulit karena efek aerodinamika motor. Kalau ada celah, saya harus mencobanya. Itu bukan tentang nekat, tapi tentang keberanian mengambil risiko,” katanya.

Baca Juga:

Rasa Bersalah Marco Bezzecchi Membuncah Usai Jatuhkan Marc Marquez di MotoGP Mandalika 2025

Ia mengaku kerap berdiskusi dengan steward dan mantan pebalap Simon Crafar untuk memastikan setiap aksinya masih dalam batas wajar.

“Saya tahu kapan harus menahan diri. Tapi penonton datang untuk melihat duel sengit, bukan parade motor berbaris rapi,” ujarnya.

Meskipun dikritik, komisi steward MotoGP tidak menemukan pelanggaran berarti dalam aksinya di Mandalika. Bagi Morbidelli, keputusan itu sudah cukup untuk membuktikan bahwa dirinya bukanlah pengacau, melainkan petarung sejati yang hidup untuk balapan.

Kini, si bengal murid Rossi itu masih bertarung ketat di papan atas klasemen dunia. Ia hanya terpaut tipis dari Pedro Acosta dalam perebutan posisi kelima, dengan empat seri tersisa yang siap kembali memanaskan reputasinya, dan mungkin, menambah daftar panjang kontroversinya di MotoGP 2025.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City