Belum Pulih dari Banjir, Aceh Barat Kini Darurat Kebakaran Hutan

kebakaran hutan aceh barat
Ilustrasi. (Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Kabupaten Aceh Barat kembali menghadapi situasi darurat. Belum sepenuhnya pulih dari bencana banjir bandang, kini diterpa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas di sejumlah kecamatan.

Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah menetapkan status darurat bencana untuk mempercepat penanganan di lapangan.

Bupati Aceh Barat Tarmizi menetapkan status darurat bencana karhutla selama 14 hari, terhitung sejak 28 Januari hingga 10 Februari 2026.

Penetapan ini dituangkan dalam surat resmi pemerintah daerah setelah melalui kajian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat.

Karhutla Meluas di Tujuh Kecamatan

Berdasarkan data BPBD Aceh Barat, kebakaran hutan dan lahan tercatat terjadi di tujuh kecamatan. Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Johan Pahlawan, Woyla, Woyla Barat, Meureubo, Pante Ceureumen, Bubon, dan Kaway XVI.

Total luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 57,7 hektare. Namun, hingga awal Februari, baru sekitar 23 hektare yang berhasil dipadamkan oleh tim gabungan.

“Dari luas tersebut, baru sekitar 23 hektare yang berhasil dipadamkan. Sisanya masih dalam penanganan,” kata Bupati Aceh Barat Tarmizi, Senin (2/2/2026).

Meskipun jumlah titik panas mulai menunjukkan tren penurunan, sejumlah hotspot masih terpantau aktif, terutama di Kecamatan Bubon, Kaway XVI, dan Meureubo.

Pemadaman Terkendala Medan dan Sarana

Upaya pemadaman terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Aceh Barat, TNI, Polri, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Aceh, relawan, serta masyarakat setempat. Namun, proses pemadaman tidak berjalan mudah.

Medan gambut yang mudah terbakar, minimnya sumber air, serta keterbatasan peralatan pemadam menjadi kendala utama di lapangan. Api kerap muncul kembali meskipun titik kebakaran sebelumnya telah berhasil dipadamkan.

Kondisi cuaca panas dan angin juga mempercepat penyebaran api, sehingga membutuhkan upaya ekstra dari petugas untuk mencegah kebakaran meluas ke kawasan permukiman.

BNPB Turunkan Operasi Modifikasi Cuaca

Untuk membantu percepatan pemadaman, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menurunkan tim operasi modifikasi cuaca (OMC). Penyemaian garam ke awan terus dilakukan dengan harapan hujan dapat segera turun di wilayah terdampak karhutla.

Langkah ini diharapkan mampu menekan potensi perluasan kebakaran sekaligus membantu pemadaman api di area yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Dampak Kabut Asap Mulai Dirasakan Warga

Dampak karhutla tidak hanya dirasakan pada kerusakan lingkungan, tetapi juga mulai mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat. Kabut asap dilaporkan mengganggu aktivitas warga serta proses belajar mengajar di sejumlah sekolah.

Dinas Kesehatan Aceh Barat mencatat sebanyak 30 orang terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kecamatan Samatiga. Mayoritas penderita merupakan anak-anak dan lansia yang tinggal di sekitar lokasi kebakaran.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah membagikan masker kepada pengguna jalan dan sekolah-sekolah yang terdampak kabut asap.

Baca Juga:

Kebakaran Lahan di Aceh Barat Meluas hingga 19 Hektare, Tersebar di Sejumlah Kecamatan

Pemotor Tewas Ditabrak Mobil Patroli Polisi di Palembang, Ini Kronologinya

Salat Istisqa Digelar di Tiap Kecamatan

Selain langkah teknis, Pemkab Aceh Barat juga menggelar salat istisqa di setiap kecamatan. Doa bersama tersebut dilakukan sebagai ikhtiar spiritual agar hujan segera turun dan membantu mengakhiri kebakaran.

Aceh Barat kini menghadapi ujian berat dengan dua bencana beruntun. Setelah diterjang banjir bandang, warga kembali diuji dengan karhutla yang belum sepenuhnya padam.

Pemerintah daerah berharap sinergi seluruh pihak mampu mempercepat penanganan dan meminimalkan dampak bagi masyarakat.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City