Bea Cukai Teluk Nibung Gagalkan Penyelundupan 1.500 Ekor Belangkas ke Malaysia

Penyelundupan Belangkas
Belangkas (Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Penyelundupan sebanyak lebih dari 1,500 ekor belangkas (Tachypleus gigas) berhasil digagalkan di Sumatera Utara. Belangkas yang merupakan hewan dilindungi di Indonesia ini rencananya akan diselundupkan ke Malaysia.

Penyelundupan ini berhasil digagalkan oleh pihak Bea Cukai Teluk Nibung beserta Balai Besar Karantina Tanjung Balai Asahan Sumatera utara.

“Ribuan ekor belangkas itu akan diselundupkan ke Malaysia melalui Pelabuhan Teluk Nibung,” ujar Kepala Kantor Bea Cukai Teluk Nibung Nurhasan Ashari di Tanjungbalai, seperti dikutip dari Antara, Jumat (30/5/2025),

Nurhasan menyampaikan bahwa upaya penggagalan penyelundupan belangkas ini berawal dari adanya informasi dari masyarakat terkait penyeludupan hewan dilindungi di wilayah Pelabuhan Teluk Nibung.

Tim Bea Cukai dan Balai Karantina pun langsung dikerahkan untuk melakukan penindakan pada Sabtu (29/5/2025).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tim penindak menemukan sebanyak 1,519 ekor belangkas disebuah Gudang penimbunan sementara. Nurhasan mengungkap modus penyelundupan hewan dilindungi ini dengan cara dikirimkan melalui kapal yang memuat komoditas ekspor.

Selain belangkas, ditemukan pula sebanyak 37,8 kilogram kupang, 17 kilogram siput harimau, 20 kilogram daging kerang dan empat kilogram ikan cincaro didalam 10 kotak fiber.

Seluruh temuan tersebut langsung diamankan dan telah dibawa ke Kantor Bea Cukai Teluk Nibung untuk didata. Barang bukti kemudian akan diserahterimakan kepada Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Tanjung Balai Asahan.

Baca Juga:

Penyelundupan Sabu 86 Kg dari Malaysia Digagalkan di Aceh

Duh! Warga Nekat Bongkar Mangga Thailand Ilegal, Sudah Terkontaminasi Bakteri

Sebelumnya, kasus penyelundupan belangkas juga berhasil digagalkan pada awal tahun 2025 dimana lebih dari 1400 ekor belangkas siap untuk diselundupkan ke Malaysia. Sebanyak 2 orang ditangkap dalam kasus tersebut.

Hewan belangkas banyak dicari dan dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi maupun sebagai bahan kajian biomedis dan lingkungan. Selain itu, ekstrak plasma darah belangkas digunakan untuk mendiagnosis penyakit meningitis dan gonore yang banyak digunakan di negara-negara Eropa, Amerika Serikat, Jepang dan Asia Barat.

Namun belangkas termasuk satwa laut yang dilindungi berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2024 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Kasus terbaru menunjukan bahwa penyelundupan belangkas masih ditemukan di sejumlah wilayah Indonesia. Meskipun begitu, pihak Bea Cukai mengapresiasi masyarakat yang telah memberikan informasi terkait penyelundupan hewan dilindungi ini.

“Kami mengapresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan informasi penyelundupan yang terjadi melalui Pelabuhan Teluk Nibung,” ucap Nurhasan.

(Raidi/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Kiper Timnas Emil Audero
Clean Sheet! Emil Audero Jadi Tembok Rayo Vallecano
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Emil Audero Mulyadi ikut menjadi bagian penting dari kebangkitan Rayo...
IMG-20261031-WA0000
Maknai Sumpah Pemuda, YBM dan Srikandi PLN Majalaya Hadirkan Harapan bagi Warga Ciparay
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Nilai persatuan dan gotong royong yang diwariskan para pemuda Indonesia...
IMG-20261030-WA0008
Semangat Gotong Royong, PLN Majalaya Dukung Kesiapsiagaan Bencana dan Edukasi Keselamatan Listrik di Ciwidey
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Membangun masyarakat tangguh bencana membutuhkan kepedulian dan keterlibatan...
Erick Thohir
Pemerintah Kucurkan Bonus Rp158,3 Miliar untuk Atlet Asian Games 2026
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah mengucurkan bonus senilai Rp158,3 miliar bagi atlet dan pelatih...
IMG-20261027-WA0003
Peringati Sumpah Pemuda dan HLN 2026, YBM PLN UP3 Majalaya Hadirkan Kepedulian melalui Bantuan Sosial
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Sebuah gerobak jualan bukan sekadar sarana untuk berdagang. Bagi pelaku...
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

Hukum membunuh kucing
Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebuah video yang memperlihatkan aksi keji pembunuhan kucing di Kota...

3

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

4

Wisata Sepi
6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dampak pandemi Covid-19 pada tahun 2020 lalu ternyata merambah ke sejumlah...

5

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....
Headline
WhatsApp Image 2026-10-23 at 19.38
Cita Rasa Halloween: Swiss-Belresort Dago Heritage Hadirkan Menu Spesial Haunted Feast
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dalam menyambut musim Halloween tahun ini, Swiss-Belresort Dago Heritage...
WhatsApp Image 2026-10-22 at 17.17
Hampir Dua Dekade di Industri Perhotelan, Babak Baru Dimulai: Yunindra Hardino Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung mengumumkan pengangkatan Mr....
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...