Bea Cukai-BNN Bongkar Jaringan Narkotika di Aceh, 60 Kg Sabu Diamankan

Polisi: Sabu Asal Afganistan Banyak Diminati Harga Murah
Ilustrasi - Barang bukti narkotika jenis sabu asal Afghanistan yang diamankan Polda Metro Jaya. (Dok. PMJ News)
-

Tidak ada video disisipkan.

ACEH, TEROPONGMEDIA.ID – Tim gabungan Bea dan Cukai Aceh bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali membongkar jaringan besar peredaran narkotika di Aceh. Sebanyak 60 kilogram sabu-sabu berhasil diamankan dalam operasi lanjutan yang merupakan pengembangan dari kasus penyelundupan 100 kilogram sabu di Kabupaten Aceh Timur pada Januari 2026.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Aceh, Bier Budy Kismulyanto, menegaskan bahwa pengungkapan ini menunjukkan adanya jaringan terorganisir yang masih aktif dan terstruktur.

“Pengungkapan 60 kilogram sabu-sabu ini merupakan hasil pengembangan dari penindakan 100 kilogram sabu di Aceh Timur. Ini membuktikan bahwa jaringan ini masih bergerak dan memiliki struktur distribusi yang rapi,” kata Bier Budy Kismulyanto di Banda Aceh, dikutip dari Antara, Sabtu (7/2/2026).

Seorang pria berinisial B ditangkap saat melintas di Jalan Lintas Sumatera, kawasan Kulu Kuta, Kutablang, Kabupaten Bireuen, ketika mengendarai mobil L300 yang diduga digunakan sebagai sarana distribusi narkoba.

“Pelaku B kami amankan saat dalam perjalanan. Dari hasil pemeriksaan awal, yang bersangkutan mengaku menjadi bagian dari jaringan distribusi dan mengetahui lokasi penyimpanan narkotika,” ujarnya.

Dari keterangan B, tim gabungan bergerak ke sebuah rumah di Gampong Seuneubok Paya, Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur, yang disebut sebagai lokasi penyimpanan sabu.

Baca Juga:

BNN Bongkar Pabrik Narkotika Jaringan Internasional di Apartemen Elit Sudirman Jaksel

Di lokasi tersebut, aparat menemukan tiga karung besar berisi methamphetamine seberat total sekitar 60 kilogram yang disembunyikan di dua titik berbeda.

“Satu karung disembunyikan di kios kelontong depan rumah, sementara dua karung lainnya ditemukan di sekitar kandang kambing di bagian belakang rumah. Modus ini menunjukkan upaya sistematis untuk menyamarkan barang bukti,” jelas Bier Budy.

Hasil pengembangan kasus mengungkap bahwa narkotika tersebut diduga milik jaringan yang dikendalikan oleh seorang berinisial I, yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan merupakan bagian dari jaringan besar kasus 100 kilogram sabu sebelumnya.

“Kami telah menetapkan I sebagai DPO. Yang bersangkutan merupakan bagian penting dari jaringan besar penyelundupan narkotika lintas wilayah di Aceh,” tegasnya.

Bier Budy menekankan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam memutus rantai peredaran narkoba di Aceh.

“Ini bukan sekadar penindakan kasus per kasus, tetapi bagian dari upaya memutus mata rantai jaringan narkotika terorganisir. Kami terus memperkuat pengawasan di jalur perairan, darat, dan wilayah rawan penyelundupan,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam pemberantasan narkotika.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak takut melapor. Setiap informasi dari warga sangat penting dalam memerangi peredaran gelap narkotika dan melindungi generasi muda dari ancaman narkoba,” tutupnya.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]

2

Wisata Studio Gamplong
Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Studio Alam Gamplong atau banyak yang mengenalnya dengan sebutan Studio...

3

Prediksi Skor Bodo/Glimt vs Inter UCL 2025/2026
Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pertandingan leg kedua babak 16 besar UEFA Champions League akan mempertemukan...

4

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

5

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...