BBM Etanol 10 Persen Tok di Indonesia 2026, Ini Kata Honda

bbm etanol 10 persen
(Honda)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — PT Honda Prospect Motor (HPM) akan mempelajari rencana pemerintah yang akan menerapkan kebijakan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dengan campuran etanol sebanyak 10 persen (E10).

“Mengenai wacana tersebut, nanti kami akan pelajari penerapan dari aturan ini. Namun, secara teknis produk Honda sudah kompatibel dengan bahan bakar yang diwacanakan oleh pemerintah,” ujar Direktur Penjualan dan Pemasaran serta Purnajual PT HPM, Yusak Billy melansir Antara, Senin (20/10/2025)

Yusak juga menegaskan, seluruh produk lini kendaraan dari merek berlogo H tegak ini, diklaim telah memiliki kesiapan secara teknis untuk menggunakan bahan bakar dengan campuran etanol 10 persen

“Seluruh produk Honda yang kami pasarkan sekarang ini secara teknis sudah kompatibel dengan bahan bakar yang diwacanakan pemerintah,” tambahnya

Ia pun meminta kepada para konsumen Honda tidak perlu merasa khawatir apabila pemerintah nantinya benar-benar menerapkan kewajiban penggunaan BBM dengan kandungan etanol 10 persen.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan persetujuan terhadap kebijakan mandatori pemakaian BBM campuran etanol 10 persen. Tujuan dari kebijakan ini adalah untuk menurunkan emisi karbon dan mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar fosil.

BACA JUGA:

ESDM akan Buktikan Kualitas BBM Etanol 10 Persen Lewat Uji Coba, Kapan?

Daftar Mobil Bisa Tenggak BBM Etanol di Indonesia, Mana yang Anda Punya?

Etanol dinilai sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan karena menghasilkan emisi karbon yang lebih rendah jika dibandingkan dengan bahan bakar fosil murni.

Selain itu, penggunaan etanol juga dianggap sebagai langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi fosil yang ketersediaannya semakin terbatas.

Bahan bakar etanol dapat diproduksi secara lokal menggunakan komoditas pertanian seperti jagung, tebu, dan singkong — hal ini juga membuka peluang besar bagi pertumbuhan industri bioenergi nasional.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
IMG-20260725-WA0002
Wildan: Setiap Aspirasi Akan Kami Perjuangkan
IMG-20260725-WA0001
Nuryadi Tegaskan Aspirasi Warga Tak Berhenti di Reses, Siap Dikawal Hingga Masuk RKPD
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial