JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Banjir kembali melanda kawasan Kebon Pala, Jakarta Timur (Jaktim), pada Senin (20/4) dini hari. Ketinggian air dilaporkan mencapai 1,75 meter dan masih menunjukkan tren peningkatan sejak pagi.
Ketua RT setempat, Sanusi, menyebutkan air mulai naik sekitar pukul 03.00 WIB dan dengan cepat masuk kategori siaga 2 akibat debit yang tinggi.
“Pagi ini ketinggian sudah sekitar 175 sentimeter, naik sejak dini hari,” ujarnya.
Menurutnya, banjir dipicu oleh kombinasi curah hujan tinggi dan kiriman air dari wilayah hulu seperti Katulampa dan Depok, yang membuat aliran air meningkat dalam waktu singkat.
Dampaknya, sebagian warga mulai meninggalkan rumah mereka untuk menghindari risiko yang lebih besar. Meski begitu, jumlah pengungsi masih terbatas.
“Sekitar lima kepala keluarga sudah mengungsi ke rumah kerabat,” kata Sanusi.
Baca Juga:
BPBD DKI Jakarta Ungkap Banjir di Jakarta Akibat Hujan Ekstrem
Sementara itu, aparat gabungan terus melakukan pemantauan di lokasi. Petugas kepolisian juga terlihat membantu proses evakuasi warga serta penyelamatan barang-barang dari genangan.
Warga yang masih bertahan diminta tetap siaga, mengingat potensi hujan masih tinggi dan kemungkinan banjir susulan belum dapat dipastikan.
Banjir di wilayah ini diketahui terjadi berulang dalam beberapa hari terakhir. Curah hujan yang konsisten, terutama pada sore hingga malam, membuat air sulit surut secara maksimal sebelum kembali naik.
Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob di kawasan pesisir Jakarta pada 17–23 April 2026. Fenomena tersebut dipicu fase bulan baru dan perigee yang berpotensi meningkatkan permukaan air laut.
Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diimbau memanfaatkan layanan darurat 112 serta memantau informasi resmi dari BPBD untuk mengetahui perkembangan kondisi banjir secara real time.










