Banjir Rendam Kebon Pala Jaktim, Air Capai 1,75 Meter Sejak Dini Hari

Jakarta Selatan Terendam Banjir, 29 RT Terdampak
Ilustrasi - Petugas BPBD Jakarta mengukur ketinggian air yang merendam sejumlah lokasi di Jakarta Selatan pada Rabu (18/6/2025) dini hari. (Dok. BPBD Jakarta)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Banjir kembali melanda kawasan Kebon Pala, Jakarta Timur (Jaktim), pada Senin (20/4) dini hari. Ketinggian air dilaporkan mencapai 1,75 meter dan masih menunjukkan tren peningkatan sejak pagi.

Ketua RT setempat, Sanusi, menyebutkan air mulai naik sekitar pukul 03.00 WIB dan dengan cepat masuk kategori siaga 2 akibat debit yang tinggi.

“Pagi ini ketinggian sudah sekitar 175 sentimeter, naik sejak dini hari,” ujarnya.

Menurutnya, banjir dipicu oleh kombinasi curah hujan tinggi dan kiriman air dari wilayah hulu seperti Katulampa dan Depok, yang membuat aliran air meningkat dalam waktu singkat.

Dampaknya, sebagian warga mulai meninggalkan rumah mereka untuk menghindari risiko yang lebih besar. Meski begitu, jumlah pengungsi masih terbatas.

“Sekitar lima kepala keluarga sudah mengungsi ke rumah kerabat,” kata Sanusi.

Baca Juga:

BPBD DKI Jakarta Ungkap Banjir di Jakarta Akibat Hujan Ekstrem

Sementara itu, aparat gabungan terus melakukan pemantauan di lokasi. Petugas kepolisian juga terlihat membantu proses evakuasi warga serta penyelamatan barang-barang dari genangan.

Warga yang masih bertahan diminta tetap siaga, mengingat potensi hujan masih tinggi dan kemungkinan banjir susulan belum dapat dipastikan.

Banjir di wilayah ini diketahui terjadi berulang dalam beberapa hari terakhir. Curah hujan yang konsisten, terutama pada sore hingga malam, membuat air sulit surut secara maksimal sebelum kembali naik.

Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob di kawasan pesisir Jakarta pada 17–23 April 2026. Fenomena tersebut dipicu fase bulan baru dan perigee yang berpotensi meningkatkan permukaan air laut.

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diimbau memanfaatkan layanan darurat 112 serta memantau informasi resmi dari BPBD untuk mengetahui perkembangan kondisi banjir secara real time.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

2

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru