Banjir 2 Meter Rendam 10 RT di Taman Cikande, Warga Belum Terima Bantuan Pemda

banjir taman Cikande
Luapan Sungai Cidurian merendam Perumahan Taman Cikande, Tangerang. Sebanyak 222 keluarga terdampak dan mengungsi. (Instagram/imfo.tangerang)
-

Tidak ada video disisipkan.

TANGERANG, TEROPONGMEDIA.ID — Banjir akibat luapan Sungai Cidurian merendam kawasan Perumahan Taman Cikande, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (14/1/2026).

Sebanyak 222 keluarga dilaporkan terdampak dan mengungsi akibat banjir tersebut yang mencakup 10 RT di dua RW.

Berdasarkan pantauan di lokasi, ketinggian air di kawasan permukiman bervariasi antara 70 sentimeter hingga sekitar 2 meter. Luapan Sungai Cidurian terjadi seiring meningkatnya debit air yang mengalir ke wilayah permukiman warga.

Sejumlah warga memilih mengungsi ke rumah kerabat dan tetangga yang berada di lokasi lebih tinggi. Selain itu, evakuasi dilakukan secara mandiri dengan menggunakan perahu darurat berbahan bambu untuk menjangkau rumah-rumah yang terendam.

Warga setempat juga mendirikan posko pengungsian dan dapur umum darurat secara swadaya guna memenuhi kebutuhan dasar pengungsi selama banjir berlangsung.

Baca Juga:

Purbaya Buka Jalur Damai bagi Rokok Ilegal, Skema Baru Cukai Rokok 2026

Menjamur di Pusat Kota, Pemkot Bandung Segera Tertibkan Tunawisma

Ketua RW 03 Perumahan Taman Cikande, Victor Silaen, menyampaikan bahwa banjir mulai terjadi sejak Senin (12/1/2026) dan terus meluas hingga Rabu.

“Banjir di perumahan ini merendam 10 RT, total ada 222 keluarga yang mengungsi,” ujar Victor, melansir Berita Satu.

Menurut Victor, banjir diperkirakan belum surut dalam waktu dekat karena aliran Sungai Cidurian masih meluap. Di beberapa titik belakang perumahan, ketinggian air mendekati atap rumah.

Ia juga menyebutkan bahwa hingga saat ini warga belum menerima bantuan dari pemerintah daerah, baik berupa logistik, obat-obatan, maupun sarana evakuasi.

“Kami berharap pemerintah segera mengirimkan bantuan, terutama sembako, obat-obatan, dan perahu evakuasi,” katanya.

Pihak berwenang masih memantau kondisi banjir serta perkembangan debit Sungai Cidurian di wilayah tersebut.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
DJP
DJP Dukung UMKM Naik Kelas via PP Nomor 20 Tahun 2026
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik