Bandung Luncurkan Program PADI, 16 Ribu ASN Wajib Ikuti Pendidikan Antikorupsi

Bandung Luncurkan Program PADI, 16 Ribu ASN Wajib Ikuti Pendidikan Antikorupsi
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan dan Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Wawan Wardiana (Kyy/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meluncurkan program Pendidikan Antikorupsi Dasar dan Integritas (PADI) yang wajib diikuti oleh seluruh aparatur sipil negara (ASN).

Program ini merupakan yang pertama di tingkat pemerintah kota/kabupaten dan dilaksanakan langsung di bawah supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan peluncuran PADI menandai langkah serius Pemkot dalam membangun budaya antikorupsi.

“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan program PADI untuk seluruh ASN di Kota Bandung. Ini pertama kali dilakukan di level pemda dengan supervisi langsung dari KPK,” kata Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (22/9/2025).

Baca Juga:

Nikah Sekaligus dapat KK Baru, Pemkot Bandung Luncurkan Layanan Cepat

Wakil Wali Kota Bandung Dorong Mahasiswa Jadi Entrepreneur Lewat Program Cempor

Sementara itu, Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Wawan Wardiana, menjelaskan program ini memanfaatkan Learning Management System (LMS) KPK yang kini diadopsi Kota Bandung.

“Konten dasar antikorupsi dan integritas dari LMS KPK sudah ditransfer ke Kota Bandung. Mulai hari ini, 16 ribu ASN dari pejabat tinggi hingga staf wajib mengikuti pelatihan yang sama, sehingga pemahaman mereka soal korupsi seragam,” ujarnya.

Menurutnya, dengan pemahaman yang sama, peluang kongkalikong antarpegawai dan pejabat dapat ditekan.

“Kalau ilmunya sama, tidak ada lagi ruang kompromi. Harapannya, Kota Bandung bisa menjadi contoh daerah bebas korupsi,” katanya.

Selain itu, materi PADI akan terus diperbarui sesuai perkembangan modus korupsi, termasuk tren baru seperti penggunaan cryptocurrency.

“Konten tidak statis. Dunia berubah, maka cara pencegahan juga harus adaptif,” ucapnya.

Selain PADI, KPK juga memiliki program Keluarga Berintegritas (Kertas) yang melibatkan pasangan pejabat agar memahami risiko dan pencegahan korupsi.

“Istri atau suami pejabat jangan sampai mendorong pasangannya korupsi, tapi justru harus jadi pengingat. Kalau pemahaman keluarga sama, insya Allah akan saling menjaga,” ujar Wawan.

Terkait indeks Survei Penilaian Integritas (SPI) Kota Bandung, Wawan menyebut nilainya masih perlu ditingkatkan. Namun dirinya optimistis dengan pelaksanaan PADI, ke depan skor SPI Kota Bandung akan naik.

“Kalau setahun ke depan tidak ada kasus korupsi, otomatis nilai SPI meningkat. Itu bisa dilihat langsung di jaga.id,” katanya.

Farhan menegaskan, PADI bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata menuju pemerintahan yang bersih.

“Kita ingin budaya antikorupsi benar-benar hidup di Kota Bandung. Tidak hanya slogan, tapi menjadi perilaku sehari-hari ASN,” pungkasnya. (Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian