JAKARTA,TM.ID: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyampaikan, Bahasa Indonesia secara resmi menjadi bahasa dalam sidang umum United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).
“Bahasa Indonesia sudah diakui dunia dan ini kabar gembira bagi seluruh masyarakat Indonesia,” kata Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek Hafidz Muksin melansir Antara, Jumat (8/3/2024).
Hafidz mengatakan, penetapan itu pada 10 Desember 2023. Hal itu, akan menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat di Indonesia.
BACA JUGA: Diakui UNESCO, Bahasa Indonesia Ditetapkan Jadi Bahasa Resmi Konferensi Umum yang Ke-10
“Bagaimana Bahasa Indonesia diakui dunia, ini tentunya berawal dari bahasa daerah,” ujarnya.
Dengan ditetapkannya Bahasa Indonesia dalam sidang umum Unesco, kata dia, menjadi sumber kekayaan yang membuat bangsa untuk terus menginspirasi mendukung kekayaan yang harus dilestarikan.
“Pada awal tahun ini, kita melakukan revitalisasi bahasa daerah dalam rangka pelestarian bahasa daerah ini,” katanya.
Ia juga menyatakan, pelestarian daerah itu sesuai dengan amanat perlindungan bahasa dan sastra yang diatur dalam Undang -Undang Dasar 1945 Pasal 32 ayat 2 tentang Bahasa Daerah sebagai Kekayaan Nasional. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.
Kemudian, Peraturan Pemerintah Nomor 57 tahun 2014 tentang Pengembangan, Pembinaan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra serta Peningkatan Fungsi Bahasa Indonesia dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, Khusus Pembagian Urusan Pemerintahan Konkuren antara Pemerintah Pusat dan Daerah Provinsi, Kabupaten, Kota untuk Bidang Bahasa dan Sastra.
“Pelestarian bahasa daerah harus dilakukan kolaborasi dan koordinasi seluruh pihak agar bahasa daerah tidak punah,” pungkasnya.
(Saepul/Usk)