Apa Benar Sepatu Gunung Harus Longgar ?

sepatu-gunung-harus-longgar.jpg
(doc.eiger)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi pendaki pemula hal tersebut mungkin terdengar sepele, namun memilih sepatu gunung yang tepat bukan sekadar soal gaya, melainkan fondasi utama yang menentukan kenyamanan dan keselamatan pendaki.

Sayangnya, pendaki pemula sering mengabaikan satu hal krusial yaitu pentingnya memilih sepatu dengan ukuran yang sedikit longgar, bukan yang terlalu sempit atau ketat. Padahal keputusan kecil ini bisa berdampak besar pada pengalaman mendaki.

Dalam artikel ini kami akan membahas mengenai alasan penting kenapa sepatu gunung harus longgar. Simak dalam artikel ini untuk mengetahuinya!

1. Mengurangi Risiko Kaki Lecet

Sepatu gunung yang longgar mampu mengurangi risiko kaki lecet atau terluka, hal ini karena sepatu longgar memberikan ruang yang cukup untuk bernapas dan bergerak.

Terlebih pada saat mendaki biasanya kaki akan membengkak secara alami, dan sepatu yang terlalu ketat bisa menekan kulit serta jaringan, menciptakan gesekan yang menyakitkan dan luka yang bisa merusak semangat selama pendakian.

Sepatu yang longgar namun tetap pas bisa membebaskan kaki dari rasa terjepit, mengurangi tekanan di jari-jari dan tumit yang rentan leccet. Namun, perlu diingat bahwa longgar disini bukanlah sepatu yang kebesaran dan membuat kaki bergeser. Ukuran sepatu gunung yang ideal adalah yang pas dengan sedikit ruang ekstra.

2. Meminimalkan Bahaya Keseleo

Sepatu gunung yang longgar mampu memberikan keseimbangan yang sempurna antara kebebasan bergerak dan kestabilan. Sepatu yang sedikit longgar memungkinkan kaki beradaptasi dengan perubahan bentuk dan posisi tanpa terjepit, sehingga mampu mengurangi gesekan dan tekanan yang menyebabkan luka atau keseleo.

Sepatu gunung yang didesain dengan sol tebal dan pola traksi yang dalam juga membantu memberikan cengekraman kuat di berbagai medan, sehingga langkah pendaki lebih stabil dan risiko terpeleset pun berkurang.

3. Kaki Bisa Gerak Leluasa

Mendaki gunung adalah perjalanan penuh tantangan, namun kenyamanan kaki adalah hal yang tidak boleh diabaikan. Sepatu gunung yang pas di kaki bukan berarti harus ketat dan menekan, melainkan sedikit longgar adalah rahasia agar setiap langah terasa ringan dan aman.

Alasan kenapa sepatu gunung harus longgar karena saat di medan yang berbatu dan curam, kaki butuh kebebasan bergerak agar bisa menyesuaikan diri dengan medan yang tidak menentu.

Sepatu yang longgar di bagian tumit dan jari-jari memberikan fleksibilitas yang dibutuhkan, mengurangi rasa sakit dan kelelahan yang muncul akibat kaki terjepit.

Baca Juga:

Tren Olahraga Lari: Jenis, Pola Belanja, dan Cara Menjaga Kesehatan Secara Menyeluruh

Waspada Virus Hanta: Ancaman Kesehatan dari Tikus yang Perlu Diketahui

4. Menjamin Rasa Aman dan Nyaman

Sepatu gunung yang longgar mampu menjamin rasa aman dan nyaman saat mendaki. Sepatu harus pas di kaki, tidak terlalu longgar atau sempit, agar kaki tidak bergeser dan terhindar dari lecet atau cedera.

Saat mendaki biasanya menggunakan kaos kaki khusus yang lebih tebal dan kadang menggunakan bantalan kaki. Nah, sepatu yang sedikit longgar memungkinkan penggunaan perlengkapan ini tanpa membuat kaki terasa sesak.

5. Kaki Bisa Bengkak Saat Mendaki Terlalu Lama

Ketika menjalani pendakian yang berlangsung lama, tubuh biasanya bekerja keras dan kaki mengalami tekanan yang luar biasa. Akibat dari aktivitas fisik yang intens serta panas tubuh yang meningkat, kaki secara alami mulai membengkak dan terasa lebih tegang dari biasanya.

Dalam kondisi seperti inilah pemilihan sepatu gunung yang longgar bukan sekadar pilihan biasa tetapi sebuah kebutuhan penting.

Sepatu gunung yang longgar mampu memberikan ruang lebih bagi kaki untuk bergerak tanpa merasa sesak atau tertekan. Hal ini akan mempengaruhi langkah demi langkah yang diambil selama pendakian.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Kebiasaan ngemil

8 Cara Hentikan Kebiasaan Ngemil

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Ngemil, kebiasaan yang seringkali tidak bisa dihindari untuk menemani waktu kerja, diskusi atau lain sebagainya. Kebiasaan ngemil juga sering menjadi penghalang bagi

Read More »
Gangguan tidur tanda pikun

Tanda Pikun Berkaitan dengan Gangguan Tidur?

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Saat ini, tanda pikun ditemukan berkaitan dengan gangguan tidur. Peneliti mengungkap bahwa ‘gerakan abnormal’ selama tidur, seperti berbicara, berteriak, tertawa, mengumpat, bergerak,

Read More »
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

Praktik perjudian
4 Orang Diduga Terlibat Praktik Perjudian Ditangkap Polsek Oba Utara
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Polsek Oba Utara, Polresta Tidore Kepulauan tangkap empat orang yang...

2

Desa Penglipuran
Desa Penglipuran: Oase Ketenangan di Bali yang Menjaga Harmoni Alam dan Tradisi
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pagi di Desa Penglipuran selalu dimulai dengan keheningan yang menenangkan....

3

Menu sahur
4 Menu Sahur Sehat dan Praktis untuk Anak
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sahur merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan sebelum menjalankan...

4

ii
Hangatnya Lezat! favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Promo Spesial Sop Iga
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Dalam rangka memanjakan lidah para pecinta kuliner khas Nusantara,...

5

Jemaah Haji Maluku Utara
Gubernur Sherly Beri Uang Saku Rp 1 Juta Untuk 1.076 Jemaah Haji Maluku Utara
MALUT, TEROPOPNGMEDIA.ID — Sebanyak 1.076 calon jemaah haji Maluku Utara (Malut) resmi dilepas...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...