Aion UT Dijual di Indonesia, untuk yang Butuh Hatchback Daya Tempuh Ekstra

gac aion ut (2)
(Instagram/GAC AION)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — GAC Indonesia secara resmi mengungkap, harga resmi mobil listrik Aion UT di Jakarta. Segmen hatchback listrik ini akan tersedia dalam dua varian untuk pasar tanah air.

Konsumen dapat memilih varian UT Standard dengan harga Rp 325 juta serta UT Premium yang dibanderol Rp 363 juta.

Khusus varian two tone, konsumen harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 3 juta. Dengan kisaran harga tersebut, Aion UT diposisikan dalam kategori mobil listrik berukuran kompak.

“Aion UT adalah solusi mobilitas masa depan yang kami hadirkan untuk konsumen Indonesia. Dengan harga yang terjangkau, desain stylish, dan jaminan garansi menyeluruh, kami yakin Aion UT dapat menjadi pilihan utama kendaraan listrik,” ujar CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, dikutip Kamis (11/09/2025).

GAC Aion UT Bakal Diproduksi Lokal

Sebelum resmi dijual ke publik, Aion UT terlebih dahulu dirakit secara lokal di Indonesia. Langkah ini menjadi pencapaian penting bagi GAC Indonesia dalam membangun fondasi yang kuat di pasar otomotif nasional.

Mobil ini juga akan menjalani serangkaian uji coba di berbagai kondisi jalan guna memastikan kenyamanan dan performa sesuai kebutuhan pengguna di Indonesia.

BACA JUGA:

GAC Aion ES, Sedan Listrik Terbaru dengan Torsi Badak

Varian Premium hadir dengan fitur yang lebih lengkap. Dari sisi tampilan luar, desainnya mengusung gaya futuristik, sementara interiornya dilengkapi layar besar dan sistem konektivitas pintar. Penggunaan material kabin pun berbeda dari versi Standard.

Spesifikasi

Tak hanya itu, Aion UT Premium juga telah dibekali sistem keselamatan canggih bernama ADiGO (Aion Digital Intelligent Gateway and Operation System).

Baterai berkapasitas 60 kWh yang digunakan mampu menempuh jarak sejauh 500 kilometer. Model ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kendaraan dengan daya jelajah lebih jauh dan fitur yang lebih mumpuni.

Di sisi lain, Aion UT Standard menjadi pilihan bagi konsumen yang mengutamakan efisiensi harga. Dilengkapi dengan baterai 44,12 kWh, varian ini mampu menempuh jarak sekitar 400 kilometer. Ukurannya yang lebih kecil menjadikan kendaraan ini cocok

untuk aktivitas harian di area perkotaan. Selain itu, Aion UT Standard juga menawarkan efisiensi operasional, karena penggunaan energi yang lebih hemat serta biaya perawatan yang rendah akibat minimnya komponen bergerak dalam sistem kendaraan listrik.

Selain mengumumkan harga, GAC Indonesia juga memperkenalkan program layanan purna jual untuk Aion UT. Konsumen akan mendapatkan garansi seumur hidup untuk baterai, motor, dan controller.

Ditambah lagi, tersedia jaminan kendaraan selama 8 tahun atau hingga 160 ribu kilometer, serta layanan servis gratis selama 3 tahun atau 40 ribu kilometer.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
1457387472
Prediksi Skor Korea Selatan vs El Salvador: Taeguk Warriors Incar Kemenangan Sebelum Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

3

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk
Headline
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar