8 Jenis Sayuran Organik yang Mudah Ditanam Bagi Pemula

jenis sayuran organik - freepik
(Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Yuk intip, jenis sayuran organik yang mudah ditanam bagi pemula di rumah.

Berkebun sayuran sendiri di rumah cukup efektif untuk menekan biaya pengeluaran rumah tangga.

Cara menanam sayuran dengan menggunakan metode organik cukup populer dikalangan ibu rumah tangga karena kemudahannya.

Bila dilakukan dengan tepat, kebun sepetak pun bisa menghasilkan sayuran yang banyak sekaligus bisa menghemat uang belanja.

Menanam sayuran organik tidaklah sulit, namun tetap memerlukan beberapa saran agar tidak salah langkah dan tanaman bisa cepat untuk panen.

Namun untuk orang yang minim pengalaman menanam sayuran di rumah, aktivitas ini jadi gampang-gampang susah. Apalagi jika memutuskan menanam sayur organik tanpa campuran bahan kimia.

BACA JUGA: Rekomendasi 7 Jenis Sayuran Pembuang Racun Tubuh

Berikut 8 jenis sayuran organik yang mudah ditanam bagi pemula:

  1. Tomat
  2. Selada
  3. Kangkung
  4. Bayam
  5. Pakcoy
  6. Cabai
  7. Wortel
  8. Bawang

Simak cara menanam sayuran organik bagi pemula:

1.Pilih lahan yang cocok

Lokasi dimana sayur akan ditanam harus diperhitungkan agar sayuran dapat tumbuh dengan subur.

Nantinya tempat yang akan ditanam sayuran harus dapat terpapar sinar matahari yang cukup, setidaknya 6-8 jam per hari.

Pastikan juga kondisi lahan seperti kualitas tanah yang baik, udara, dan air tidak tercemar bahan kimia, serta pengairan lokal yang mencukupi.

2.Pilih jenis tanaman yang tepat

Pilih jenis tanaman yang sesuai dengan kondisi lingkungan dimana tanaman akan ditanam. Lakukan riset terlebih dahulu terhadap sayuran yang akan ditanam seperti jumlah sinar matahari yang diperlukan, cara merawat dan proses tumbuhnya.

3.Menyiapkan media tanam

Media tanam yang baik akan mendukung pertumbuhan tanaman Anda secara optimal. Media tanam yang umum digunakan adalah campuran tanah, pupuk kandang dan kompos.

4.Tanam beberapa bunga

Proses pertumbuhan tanaman bergantung pada sifat alam, dan penyerbukan dapat membantu mereka. Inilah salah satu faktor keberhasilan menanam sayuran organik.

5.Rutin menyiram tanaman

Selain sinar matahari yang cukup, tanaman juga membutuhkan kelembapan yang cukup. Sama seperti tanaman pada umumnya, sayuran organik juga harus disiram secara teratur sehingga pertumbuhan tanaman optimal.

Namun, jangan menyiram tanaman secara berlebihan, agar akarnya tidak cepat membusuk. Untuk bibit tanaman yng belum tumbuh, disarankan untuk menyiram dengan rutin pada pagi dan sore hari dengan air yang cukup.

Untujuannya untuk mempecepat tumbuhnya akar. Sedangkan untuk tanaman yang sudah tumbuh, caranya masukan jari pada tanaman sedalam 3 sentimeter di pagi hari, apabila masih terasa lembap, berarti kandungan air pada tanah masih ada.

6.Lindungi tanaman dengan mulsa

Mulsa merupakan media berkebun yang digunakan untuk menutupi sayuran dan tanaman lainnya. Hal ini berfungsi untuk menjaga kelembapan tanah serta menekan pertumbuhan gulma dan penyakit, sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik tanpa mengkhawatirkan serangan hama.

Membuat mulsa tidaklah sulit, dapat menggunakan jerami dari limbah padi, potongan rumput atau serutan kayu. Tujuannya untuk menambah nutrisi pada tanah.

7.Hindari penggunaan pertisida

Hama merupakan musuh utama dalam berkebun sayuran. Alih-alih menggunakan pestisida berbahan kimia, gunakan pestisida organik untuk memusnahkan hama, seperti insektisida atau menyemprotkan air cabai pada anaman yang terserang hama.

8.Teknik berkebun vertikal

Gunakan teknik secara vertikal jika memiliki area kebun yang kecil. Posisi ini memungkinkan Anda memaksimalkan proses penanaman sayuran.

Menggunakan teknik ini memiliki keuntungn yaitu menjaga daun tanaman serta sayuran dari tanah, mencegah penyakit jamur dan dapat meningkatkan sirkulasi.

9.Merotasi jenis tanaman

Salah satu cara untuk menjaga tanaman agar tetap subur adalah menggati jenis tanaman setiap tahun. Atau setelah pergantian musim.

Agar tanah tetap gembur, metode ini teruji untuk mengecoh hama dan penyakit yang biasa menyerang tanaman pada pergantian musim.

10.Masa panen

Panen adalah masa yang paling dinatikan. Petik secara acak dari seluruh tanaman agar mendapatkan hasil yang merata. Gunakan pisau atau gunting untuk memotong.

Itulah cara mudah untuk menanam sayuran organik bagi pemula, jika hasil panen belum melimpah, tak perlu berkecil hati. Asal menerapkan cara yang tepat maka dapat menjadikannya bekal pengetahuan selanjutnya.

 

(Magang UIN SGD/Irma Prita-Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun