7.000 Lebih Keluarga Miskin Jadi Target Awal Program Desa Berdaya di Nusa Tenggara Barat

Desa Berdaya
Pemprov NTB Siapkan Skema Desa Berdaya untuk 40 Desa Miskin di Tahap Awal 2026 (dok.pemprov NTB)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Harapan baru muncul dari tanah Nusa Tenggara Barat (NTB). Di tengah perjuangan menghadapi kemiskinan ekstrem yang masih mencatat angka 2,04 persen, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, meluncurkan program ambisius bertajuk “Desa Berdaya” sebuah langkah besar yang menyasar langsung akar kemiskinan di desa-desa terpencil.

Pada tahap pertama di tahun 2026, program ini menargetkan 7.225 kepala keluarga sebagai penerima manfaat utama. Tak hanya bantuan, mereka juga akan mendapat pendampingan khusus yang kini tengah diseleksi oleh Pemprov NTB.

“Tahun ini ada 40 desa yang jadi sasaran program Desa Berdaya transformatif dan tematik,” ujar Iqbal di Mataram, Jumat (25/10).

Dua Skema Besar

Program “Desa Berdaya” hadir dalam dua skema utama:

  1. Desa Berdaya Tematik, yang menjangkau seluruh 1.166 desa dan kelurahan di NTB, lewat berbagai dinas dan kepala desa.
  2. Desa Berdaya Transformatif, yang menargetkan 106 desa miskin ekstrem berdasarkan data Regsosek 2023 dan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Melalui data tersebut, pemerintah bisa tahu persis masalah tiap desa, mulai dari akses pendidikan, pengangguran, hingga peluang ekonomi yang bisa dikembangkan.

“Perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi akan berjalan bersamaan, supaya masyarakat benar-benar bisa keluar dari kemiskinan ekstrem,” jelas Iqbal.

Baca Juga: 

Calon Kepala Desa di Banda Aceh Jalani Uji Baca Al-Qur’an Sebelum Pemilihan Serentak

Tati Supriati Irwan Gelar Dialog Wakil Rakyat di Desa Gadobangkong

Anggaran Besar Pemprov

Setiap desa dalam program ini akan mendapat alokasi dana Rp300 juta hingga Rp500 juta per desa.

Untuk skema transformatif, bahkan ada stimulan Rp7 juta per kepala keluarga, bukan dalam bentuk uang tunai, tetapi program pemberdayaan intensif dan pendampingan usaha.

Pendanaan bersumber dari APBD Provinsi NTB, namun dijalankan secara kolaboratif dengan pemerintah pusat, kabupaten/kota, mitra pembangunan, lembaga filantropi, hingga sektor swasta.

“Kita ingin seluruh potensi sumber daya pembangunan difokuskan menyelesaikan masalah di desa miskin ekstrem,” tegas Iqbal.

Dari Desa Miskin Jadi Desa Mandiri

NTB dikenal memiliki ratusan desa yang masih bergulat dengan persoalan klasik: akses pendidikan terbatas, lapangan kerja minim, dan hasil bumi yang belum bernilai tinggi.

Namun lewat Desa Berdaya, pemerintah ingin membalikkan keadaan dari desa miskin menjadi desa mandiri.

Program ini menyentuh langsung 15.858 rumah tangga miskin ekstrem (RTM) di 106 desa. Sementara skema tematik akan menjangkau 336 desa miskin absolut dan 724 desa lainnya, fokus pada 20 agenda kerja prioritas mulai dari penguatan UMKM, digitalisasi desa, hingga pengembangan potensi wisata lokal.

Lebih dari sekadar program bantuan, “Desa Berdaya” dirancang sebagai gerakan sosial kolaboratif. Pemerintah ingin masyarakat desa tidak lagi bergantung, tetapi berdaya, berinovasi, dan mampu mengubah wajah ekonominya sendiri.

“Namanya kolaborasi, semua pihak kita ajak. Desa berdaya bukan pengganti program lama, tapi penguatnya,” kata Iqbal menegaskan.

Dengan semangat ini, NTB ingin membuktikan bahwa kemiskinan bukan nasib abadi, melainkan tantangan yang bisa ditaklukkan — mulai dari desa.

(Hafidah Rismayanti/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Persib Bandung Datangkan Igor Tolic
Igor Tolic Pasang Target Tinggi, Persib Tak Mau Sekadar Numpang Lewat di ASEAN Club Championship 2026/2027
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Gelar Edukasi Olah Sampah Organik di Desa Cikadut
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Gelar Edukasi Olah Sampah Organik di Desa Cikadut
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Taat Pajak Dukung Pembangunan
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Taat Pajak Dukung Pembangunan
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Normalisasi Sungai hingga Bangun Drainase Baru
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Sungai Dikeruk hingga Bangun Drainase Baru
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
timnas-kanada-saatnya-les-rouges-buat-sejarah-di-800-2026-05-02-091044_0
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia-Herzegovina Piala Dunia 2026, Tuan Rumah Bidik Kemenangan Bersejarah di Laga Pembuka
Bandung Zoo
Ada Pengelola Baru, Pemkot Siapkan Tahapan Perizinan dan Transisi Operasional Bandung Zoo