BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat melaporkan, Curah hujan tinggi yang terjadi beberapa hari terakhir menyebabkan perluasan bencana pergerakan tanah dari sejak 31 Januari 2025 di Kampung Margamulya, Desa Cikondang Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya dan berdampak 90 rumah yang terdiri dari 55 rumah rusak berat, 35 rumah rusak sedang serta 269 jiwa terdampak.
Analis Kebencanaan Ahli Muda BPBD Jabar, Edwin Zulkarnain menyatakan BPBD Jabar bersama tim PVMBG melakukan pendampingan penanggulangan bencana di lokasi terdampak bersama BPBD Kabupaten Tasikmalaya dan melaksanakan pemetaan kondisi tanah pada Rabu (26/2.
“menelusuri seluruh titik patahan mana saja yang mengalami pergerakan tanah paling parah sebagai bahan rekomendasi solusi penanganan terbaik bagi warga yang terdampak di lokasi tersbut,” ungkap Edwin dalam keterangan tertulisnya.
BACA JUGA:
44 Rumah Rusak Akibat Pergerakan Tanah di Tasikmalaya, 18 Sekolah Terancam
Warga Resah, Rumah Terdampak Pergerakan Tanah di Tasikmalaya Bertambah
Lebih lanjut dijelaskan Edwin, berdasarkan hasil pemantauan tim PVMBG, pergerakan tanah ini diduga dipicu oleh kemiringan lereng, hujan lebat, kondisi batuan yang keras dengan lapisan tanah hasil pelapukan sehingga mudah menyerap air dan melemahkan daya ikat tanah dan faktor-faktor lainnya.
“Saat ini tim gabungan penanggulangan bencana yang di pimpin BPBD Kabupaten Tasikmalaya telah mendirikan tenda Pos Komando untuk penanganan bencana dan memberikan dukungan pelayanan dasar bagi warga terdampak,” pungkasnya.
(Usk)