5 Fakta WNI Nekat Berenang ke Singapura Demi Cari Kerja

WNI Renang
Ilustrasi WNI Renang ke Singapura (Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kisah seorang warga negara Indonesia (WNI) bernama Jamaludin Taipabu mendadak jadi perhatian publik usai renang ke Singapura.

Ia diputus bersalah oleh pengadilan Singapura setelah masuk tanpa dokumen resmi dan tinggal secara ilegal selama hampir setahun.

Kisah perjuangan Jamaludin ini menuai simpati sekaligus ironi. Pasalnya, aksinya dilakukan demi mencari nafkah untuk anak dan istrinya, namun harus berakhir di balik jeruji besi. Berikut rangkuman 5 faktanya:

1. Identitas Masih Belum Pasti

Meski dipastikan merupakan WNI, hingga kini identitas lengkap Jamaludin belum sepenuhnya tervalidasi. Pemerintah Indonesia melalui tim gabungan masih menelusuri data kependudukannya, baik secara online maupun manual di lapangan. Ia diduga berasal dari Batam, Kepulauan Riau, namun belum ada catatan resmi terkait keberadaannya.

2. Naik Speedboat, Lalu Renang 60 Menit

Perjalanan Jamaludin menuju Singapura tidak mudah. WNI ini awalnya menumpangi speedboat ilegal selama 90 menit, sebelum kemudian renang sekitar 60 menit untuk mencapai pantai Singapura. Total perjalanan mencapai 150 menit hingga akhirnya ia berhasil masuk tanpa terdeteksi otoritas setempat.

Selama 11 bulan di Singapura, Jamaludin bertahan hidup dengan pekerjaan ilegal, termasuk menjual rokok selundupan.

3. Ditangkap pada Agustus 2025

Aksinya berakhir pada Agustus 2025, saat otoritas Singapura berhasil menangkapnya. Jamaludin tidak bisa menunjukkan dokumen legal maupun izin tinggal resmi. Ia kemudian diproses hukum dan divonis bersalah atas pelanggaran keimigrasian.

Pengadilan menjatuhkan hukuman enam minggu penjara dan tiga kali cambuk.

Baca Juga: 

Demi Selamat dari Gaza, Pria Palestina Nekat Tembus Laut Tengah Pakai Jet Ski

Muhammadiyah Respons Prabowo Bakal Akui Israel Jika Palestina Merdeka

4. Dilakukan Demi Keluarga

Dalam persidangan, Jamaludin mengaku nekat menempuh cara ilegal karena kesulitan ekonomi. Sebagai kepala keluarga, ia merasa tidak mampu lagi mencukupi kebutuhan istri dan anak-anaknya di tanah air.

Meski alasannya menyentuh, pengadilan tetap menegakkan aturan tanpa memberikan keringanan hukuman.

5. Pemerintah Lakukan Penelusuran

Pemerintah Indonesia melalui BP2D Kepulauan Riau membenarkan kasus ini dan masih menelusuri data lengkap Jamaludin.

Hingga kini belum ada laporan warga hilang dengan nama tersebut. Pihak Konsulat Jenderal RI di Singapura juga turut berkoordinasi untuk mencari data pendukung agar bisa menangani kasus ini lebih lanjut.

(Hafidah Rismayanti/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
DJP
DJP Dukung UMKM Naik Kelas via PP Nomor 20 Tahun 2026
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik