4 Nelayan Indonesia Dibebaskan Polisi Singapura

Prabowo Resmi Hapus Utang 1 Juta Petani hingga Nelayan
Ilustrasi-Nelayan Tengah menurunkan Ikan Hasil Tangkapannya (lspblksurabaya)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Empat nelayan asal Pulau Jaloh, Kecamatan Bulang, Kota Batam, Kepulauan Riau telah dipulangkan setelah sempat ditangkap oleh kepolisian Singapura, hal tersebut disampaikan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Distrawandi.

“Sampai tadi siang habis Shalat Jumat, kami dikabari bahwa keempat nelayan sudah dipulangkan kembali,” kata Distrawandi mengutip Antara, Sabtu (5/10/2024).

Dia menjelaskan kronologi keempat nelayan tersebut ditangkap oleh otoritas Singapura pada Kamis (3/10), sekitar pukul 10.30 waktu Singapura karena menangkap ikan di jalur internasional yang masuk wilayah negara tetangga itu.

Menurut dia, sudah biasa nelayan mencari ikan di area perairan terbatas di perairan Kota Batam ini, dan diusir oleh otoritas tidak sampai ditangkap.

Kemungkinan, keempat nelayan tersebut sudah diperingatkan tetapi masih kedapatan sehingga diamankan oleh polisi penjaga laut Singapura.

“Jadi antara jarak Kota Batam dengan Singapura itu 9 mil. Sehingga kalau dibagi dua masing-masing 4,5 mil. Dari 4,5 mil itu ada 1 mil jalur internasional, sehingga nelayan kita sangat sempit jalur tangkapan ikannya. Apalagi Batam ini banyak jalur digunakan pelayaran kapal-kapal, sehingga sempit zona tangkapan nelayan tradisional,” ujarnya.

Distrawandi menyebut karena objek tangkapan nelayan adalah ikan yang bergerak, begitupun alat tangkap dan kapal yang digunakan juga bergerak, sehingga wajar kiranya dalam melaut itu nelayan acap kali memasuki wilayah yang perbatasan yang batasannya tidak tampak.

“Objek yang ditangkap nelayan itu bergerak, alat tangkap dan peralatan juga bergerak, dan perbatasan itu tidak seperti Tembok China, memang sering terjadi, nelayan Karimun, Natuna, Batam masuk zona tersebut,” katanya.

Setelah sempat diamankan petugas Singapora, HNSI berkoordinasi dengan KBRI Singapura untuk membantu penanganan keempat nelayan yang ditangkap.

Dari hasil koordinasi antara KBRI Singapura dengan Police Coast Guard (polisi penjaga pantai) Singapura dinyatakan keempat nelayan diizinkan pulang ke Indonesia pada hari Jumat, setelah sebelumnya menandatangani surat peringatan.

Pemulangan nelayan juga sudah dikoordinasikan oleh Lantamal IV Batam.

“Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, dipastikan nelayan ini murni nelayan tradisional dan tidak terbukti melakukan tindakan kejahatan lain, mereka pun dipulangkan dan diantar sampai wilayah perbatasan. Kapal mereka juga turut dipulangkan,” kata Distrawandi.

BACA JUGA: Polisi Lakukan Penyelidikan Rudapaksa Finalis Putri Nelayan Pelabuhanratu

Distrawandi memastikan keempat nelayan tersebut sudah pulang ke rumahnya masing-masing dalam kondisi sehat dan selamat tanpa ada kekurangan apapun. Keempat nelayan tersebut, yakni Yanto (27), Zulkifli (31), Indra Said (24) dan Jurandi (29). Merupakan nelayan bubu menggunakan kapal pancung dengan mesin 3GT.

Menurut keterangan Camat Bulang Ramadhan, keempat nelayan tersebut sudah sampai di Pulau Jaloh pada pukul 15.00 WIB.

 

(Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City