4 Kebijakan Dedi Mulyadi Picu Kritik Perlawanan

kebijakan dedi mulyadi
(Pemprov Jabar)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Beberapa kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mulai menimbulkan banyak kritik publik. Bahkan, gelombang massa mulai melakukan aksi protes.

Beberapa aturan baru terkait dunia pendidikan dan aktivitas pelajar dianggap memberatkan masyarakat dan berpotensi menimbulkan dampak luas, mulai dari sektor pariwisata hingga kesiapan siswa dalam memulai aktivitas belajar.

Adapun empat kebijakan yang menuai kritik dari publik dari berbagai sumber, antara lain:

1. Larangan Study Tour Pemicu Unjuk Rasa

Pemprov Jabar mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor 64/2024 yang melarang kegiatan study tour bagi siswa. Meski tujuannya adalah meringankan beban biaya orang tua, keputusan ini diprotes oleh penggiat pariwisata.

Solidaritas Pekerja Pariwisata Jabar bahkan menggelar aksi di Gedung Sate, Bandung, dengan sekitar 50 bus pariwisata. Koordinator aksi, Herdi Sudardja, menyatakan bahwa pendapatan industri pariwisata merosot hingga 60%, dari Rp 80 juta per bulan turun menjadi Rp 30 juta. Ia juga menyebut perusahaan dan pekerja tidak menerima solusi konkrit dari pemerintah.

BACA JUGA:

Kebijakan Dedi Mulyadi Disebut Bikin Sekolah Swasta di Depok Sepi Peminat

Dedi Mulyadi Akui Gelaran Piala Presiden Memberi Dampak Besar Untuk Masyarakat

2. Penolakan oleh Pemkot Bandung

Beda sikap diambil Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Ia mengizinkan study tour kembali berjalan selama tidak mengganggu nilai akademik siswa.

Menurutnya, kegiatan tersebut justru bisa menjadi media pembelajaran nonformal jika direncanakan dengan baik.

3. Protes dari Kota Bekasi terhadap Jam Sekolah Dini

Pemprov Jabar menerapkan aturan jam masuk sekolah pukul 06.30 WIB berdasarkan SE nomor 58/PK.03/DISDIK tertanggal 28 Mei 2025, efektif mulai Juli 2025.

Namun, kebijakan ini ditolak Pemerintah Kota Bekasi karena memicu kemacetan di pagi hari dan membuat siswa datang ke sekolah dalam kondisi terburu-buru dan belum sarapan.

4. Jam Malam bagi Pelajar Disoal

Peraturan lain yang menuai kritik adalah SE nomor 51/PA.03/Disdik tertanggal 23 Mei 2025, yang melarang pelajar beraktivitas di luar rumah antara pukul 21.00 hingga 04.00 WIB, kecuali keadaan darurat, didampingi orang tua, atau mengikuti kegiatan resmi.

Forum Orang Tua Siswa (Fortusis) Jabar menolak aturan ini, menilai tidak semua aktivitas di malam hari bersifat negatif dan membatasi peluang pelajar untuk mengeksplorasi dan mendapatkan inspirasi

Secara keseluruhan, kebijakan-kebijakan tersebut masih terus menuai reaksi beragam dari masyarakat dan institusi daerah.

Demonstrasi, perbedaan kebijakan antara daerah, dan suara penolakan dari orang tua menunjukkan kompleksitas yang dihadapi dalam mencoba menerapkan regulasi baru di Jawa Barat.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun