2 Prajurit TNI Gugur Lagi di Lebanon, Digempur saat Antar Logistik

TNI lebanon
Ilustrasi. (X/anymousesf)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Serangan terhadap Satgas TNI yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon kembali terjadi di Lebanon Selatan. Dikabarkan dua prajurit TNI gugur, sementara sejumlah lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa terjadi pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 11.00 waktu setempat di wilayah Bani Hayyan, area operasi Indobatt di sektor timur.

Saat itu, Indonesian Task Force Bravo tengah menjalankan misi pengawalan logistik yang merupakan tugas rutin yang berubah menjadi tragedi dalam hitungan detik.

Ledakan Hantam Ranpur di Titik Rawan

Konvoi yang terdiri dari dua kendaraan tempur (ranpur) dan enam kendaraan logistik milik CSSU bergerak menuju Pos 7-1 Indobatt. Namun, saat melintas dan hendak berbelok, ledakan besar tiba-tiba menghantam kendaraan paling depan.

Dampaknya brutal. Ranpur mengalami kerusakan parah, sementara situasi di lapangan langsung berubah kacau akibat intensitas serangan yang tinggi.

Dua prajurit TNI, Kapten Infanteri Zulmi dan Sersan Satu Ikhwan, dilaporkan gugur di lokasi. Keduanya belum sempat dievakuasi karena kondisi keamanan yang belum terkendali.

Evakuasi Terhambat, Korban Luka Diterbangkan

Di tengah situasi genting, kendaraan kedua berhasil mengevakuasi korban luka ke markas sektor timur. Kapten Infanteri Sulthan dan Praka Deni mengalami luka dan langsung mendapat penanganan awal dari tim medis di Pos 7-2.

Evakuasi udara kemudian dilakukan menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St George Beirut. Proses berlangsung bertahap—Praka Deni diterbangkan lebih dulu, disusul Kapten Sulthan beberapa menit kemudian.

Sementara itu, jenazah dua prajurit yang gugur masih tertahan di lokasi kejadian, menunggu situasi cukup aman untuk proses evakuasi.

Baca Juga:

Kronologi Prajurit TNI Gugur di Lebanon Akibat Serangan Israel

Qatar Ikut Prancis Dan Italia Eksplorasi Minyak Dan Gas di Libanon

Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan. Belum ada kepastian apakah serangan berasal dari kelompok tertentu atau bagian dari eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan tersebut.

Pihak TNI menyatakan laporan resmi masih disusun oleh komando sektor timur. Perkembangan lebih lanjut akan diumumkan setelah investigasi selesai.

Di tengah meningkatnya ketegangan di Lebanon Selatan, insiden ini kembali menegaskan bahwa misi perdamaian bukan tanpa risiko. Bahkan di bawah bendera PBB sekalipun, ancaman nyata tetap mengintai setiap langkah pasukan di garis depan.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City