Warga Bandung Desak Transformasi Angkot, Minta Pemerintah Segera Wujudkan Transportasi Umum yang Andal

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Krisis transportasi umum yang semakin membebani masyarakat Kota Bandung memicu lahirnya gerakan kolektif warga untuk mendesak transformasi angkutan kota (angkot). Melalui kegiatan “Temu Wargi: Menuju Transformasi Angkot Bandung” yang digelar di Gedung Indonesia Menggugat, Minggu (28/6/2026), berbagai elemen masyarakat menyerukan perlunya langkah nyata pemerintah dalam membenahi sistem transportasi publik agar lebih modern, terintegrasi, dan ramah bagi pengguna.

Kegiatan yang diinisiasi Demokrasi Kita bersama Aliansi Wargi Bandung Peduli Transformasi Angkot (AWB-PTA) ini menjadi ruang dialog antara warga, operator angkot, akademisi, pemerintah, hingga komunitas sipil untuk merumuskan masa depan transportasi Kota Bandung.

Acara tersebut menghadirkan berbagai aktivitas partisipatif seperti Rembug Wargi: Dialog Kolektif Transformasi Angkot, peluncuran Cetak Biru Wargi untuk Transformasi Angkot, pameran Narrative Game Angkot, hingga pameran karya seni bertema transportasi publik. Semua dirancang agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasi melalui berbagai medium kreatif.

Bandung Masih Bergelut dengan Kemacetan

Dorongan transformasi angkot muncul bukan tanpa alasan. Bandung masih menghadapi persoalan mobilitas yang serius. Kota ini kembali menyandang predikat sebagai salah satu kota termacet di Indonesia, dengan warga kehilangan rata-rata 129 jam produktif setiap tahun akibat kemacetan.

Tidak hanya waktu, biaya transportasi juga menjadi beban tersendiri. Sekitar 37 persen pendapatan bulanan masyarakat habis untuk ongkos transportasi, sementara kerugian ekonomi akibat kemacetan diperkirakan mencapai Rp12 triliun, hampir dua kali lipat nilai APBD Kota Bandung.

Di sisi lain, jumlah armada angkot terus mengalami penurunan drastis. Dari sekitar 5.521 unit pada 2015, kini hanya tersisa sekitar 2.195 unit yang masih beroperasi. Padahal, hasil uji coba angkot feeder sebelumnya menunjukkan bahwa pembenahan tata kelola mampu meningkatkan kualitas layanan transportasi umum.

Karena itu, warga menilai momentum pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya harus dimanfaatkan dengan menjadikan angkot sebagai moda pengumpan (feeder) yang terintegrasi.

Warga Ingin Angkot yang Pasti dan Dapat Diandalkan

Salah satu suara yang mengemuka dalam forum berasal dari Dimas Sandya, perwakilan warga Bandung. Menurutnya, masyarakat sebenarnya memiliki harapan yang sederhana terhadap layanan angkot.

“Sebetulnya yang diinginkan wargi sederhana. Kami ingin angkot yang pasti-pasti saja, ada dan bisa diandalkan,” ungkapnya dalam surat yang ditujukan kepada para pemangku kebijakan.

Aspirasi tersebut menjadi benang merah dalam seluruh rangkaian diskusi. Warga berharap angkot tidak lagi dipandang sebagai moda transportasi yang tertinggal, melainkan menjadi bagian penting dari sistem transportasi perkotaan yang modern.

Dishub Pastikan Program BRT Terus Berjalan

Dalam sesi Rembug Wargi, Kepala Seksi Manajemen Angkutan Dinas Perhubungan Kota Bandung, Santi Prianti, menjelaskan bahwa pemerintah saat ini tengah memfinalisasi kajian pengembangan BRT Bandung Raya.

Ia menyebutkan, pemerintah berencana menambah dua hingga tiga koridor BRT pada tahun ini. Bahkan Pemerintah Kota Bandung telah mengalokasikan tambahan anggaran sekitar Rp56 miliar untuk mendukung pengembangan sistem tersebut.

Sementara itu, dari sisi operator, Ketua Kopamas Kota Bandung, Budi Kurnia, menegaskan bahwa para sopir dan koperasi siap mendukung integrasi angkot dengan BRT selama pemerintah memberikan kepastian mengenai masa depan mereka.

Menurutnya, yang dibutuhkan operator bukan hanya perubahan sistem, tetapi juga jaminan bahwa keberadaan angkot tetap diperhitungkan dalam ekosistem transportasi baru.

Ahli: Kajian Sudah Siap, Kini Tinggal Eksekusi

Ahli transportasi Sony Sulaksono Wibowo dari ITB menilai berbagai kajian teknis sebenarnya telah selesai disusun. Tantangan terbesar saat ini bukan lagi pada perencanaan, melainkan implementasi.

Ia mengungkapkan bahwa masih terdapat sekitar 30 persen wilayah Bandung Timur yang belum terlayani jaringan BRT maupun feeder. Karena itu, keberadaan angkot non-feeder tetap dibutuhkan untuk mengisi kekosongan layanan tersebut.

Namun, proses perubahan rute harus dibarengi skema pendampingan bagi para sopir, termasuk melalui program buy the service, sosialisasi rute baru, dan dukungan selama masa transisi agar pendapatan operator tidak menurun drastis.

Belajar dari Semarang dan Solo

Perwakilan The Institute for Transportation and Development Policy (ITDP), Syifa Maudini Nurtyas, menilai transformasi angkot bukan hal yang mustahil. Sejumlah kota di Indonesia telah lebih dahulu menerapkan berbagai model transisi.

Menurutnya, di Semarang operator diberi skema penggantian armada, sedangkan di Solo para operator disatukan dalam sebuah konsorsium agar memiliki kemampuan finansial yang lebih kuat menjalankan trayek baru.

Ia menegaskan bahwa setiap kota memiliki pendekatan berbeda, tetapi semuanya memiliki kesamaan, yakni adanya komitmen pemerintah untuk terus berdialog dengan operator hingga tercapai kesepakatan.

Aspirasi Warga Dibuka untuk Publik

Sebagai tindak lanjut, penyelenggara meluncurkan Cetak Biru Wargi untuk Transformasi Angkot yang kini memasuki masa konsultasi publik selama dua pekan, mulai 28 Juni hingga 11 Juli 2026.

Dokumen tersebut diharapkan menjadi dasar lahirnya visi bersama mengenai transformasi angkot yang benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat Kota Bandung.

Penyelenggara menilai besarnya partisipasi masyarakat dalam Temu Wargi menunjukkan bahwa warga Bandung memiliki harapan besar terhadap transportasi umum yang lebih aman, nyaman, terjangkau, dan terintegrasi.

Mereka menegaskan bahwa seluruh ekosistem—mulai dari warga, operator, akademisi, hingga pemerintah—pada dasarnya telah siap untuk bertransformasi. Kini, keberhasilan perubahan tersebut sangat bergantung pada kemauan politik pemerintah Kota Bandung dalam mengawal kebijakan, memastikan dukungan anggaran, serta memperkuat koordinasi lintas lembaga demi menghadirkan sistem transportasi publik yang lebih baik bagi seluruh warga.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
ASN Sumedang

ASN Sumedang Wajib Naik Angkot Tiap Jumat

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Kabupaten Sumedang menerapkan kebijakan baru yang mengharuskan seluruh pegawai ASN, PPPK, dan honorer menggunakan transportasi umum atau sepeda setiap hari Jumat. Kebijakan ini

Read More »
Berita Terkini
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Pemain Timnas Indonesia Persib
Timnas Indonesia Dibayangi Persaingan Selisih Gol, John Herdman Harus Benahi Lini Serang
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Timnas Indonesia menghadapi pekerjaan penting menjelang pertandingan terakhir...
IMG-20260928-WA0007
Pancasila dalam Genggaman, Ribuan Pelanggan PLN Majalaya Ikut Jaga Transparansi lewat SwaCAM
KABUPATEN BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Nilai-nilai Pancasila terus relevan dalam kehidupan masyarakat,...
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

3

Gus Farkhan Gantikan Gus Miftah
Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
JAKARTA,TEROPONGMEDIA.ID – KH. Ahmad Nasiruddin Arif, Mursyid Thoriqoh Naqsabandi Kholidiyah Mujaddidiyah,...

4

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

5

Wisata Studio Gamplong
Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Studio Alam Gamplong atau banyak yang mengenalnya dengan sebutan Studio...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...