Wanita di Sukabumi Jadi Korban Penipuan Aplikasi Kencan, Motor Hingga Uang Raib

Korban aplikasi kencan
Ilustrasi. (Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Seorang wanita berinisial L (26) jadi korban penipuan setelah bertemu dengan pria yang ia kenal di aplikasi kencan. Korban merupakan warga Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Dari peristiwa tersebut, L kehilangan satu unit sepeda motor, dua ponsel dan uang tunai lebih dari Rp2 juta.

Kejadian ini berawal pada Rabu (4/6/2025) malam. Saat itu, L mengaku mendapatkan ‘pesanan’ melalui sebuah aplikasi dan bertemu dengan pria tersebut di wilayah Bagbagan, Palabuhanratu. Setelah merasa cukup percaya, L kemudian memutuskan untuk menginap bersama pria itu di sebuah hotel yang terletak di kawasan wisata Citepus.

“Dia datang pakai motor saya, check-in pakai KTP asli, dan tampaknya orang baik. Bahkan teman-teman saya yang sempat mampir ke kamar juga enggak curiga,” ujar L kepada awak media, dikutip Jumat (12/6/2025).

Namun, keesokan paginya sekitar pukul 07.30 WIB, pria itu pamit keluar kamar. Kemudian, sekitar satu jam sesudahnya, L terbangun dan barang-barang berharga miliknya sudah hilang.

“Motor, iPhone, HP Android, uang tunai di tas Rp1,5 juta dan uang di jok motor Rp500 ribu semuanya hilang,” bebernya.

Tindakan pelaku terbilang nekat sekaligus ceroboh. Pasalnya, ia meninggalkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang digunakan saat check-in di hotel, sehingga identitasnya dengan mudah terungkap. Dari KTP tersebut, pelaku diketahui berasal dari wilayah Jampang, Kabupaten Sukabumi.

“Dia pesan kamar dua malam tapi kabur pagi-pagi. KTP-nya masih ditinggal di front office,” ungkap L.

L mengaku baru pertama kali bertemu dengan pria tersebut pada malam kejadian. Ia merasa tertipu oleh pelaku karena pada saat itu pelaku berhasil membangun kesan akrab dengan cepat dan bahkan membuat teman-teman L tidak menaruh curiga.

“Teman-teman saya sempat dibelikan makan dan dikasih uang juga. Makanya enggak ada yang curiga sama sekali,” ujarnya.

Baca Juga:

Ariel Tatum Bantah Cara Sudut Pandang Abidzar Soal Aplikasi Kencan

4 Pelaku Pemerasan Modus Kencan di Jakut Ditangkap Polisi

Kasus ini telah dilaporkan ke polisi. L berharap pelaku bisa segera ditangkap. Sementara itu, Kanit Tipidum Sat Reskrim Polres Sukabumi, Ipda MGS Irlansyah memastikan saat ini pelaku masih dalam proses pengejaran.

“Korban mengaku mengalami kerugian berupa satu unit sepeda motor, dua ponsel, dan uang tunai. Identitas pelaku sudah dikantongi dan sedang kami buru,” ungkapnya.

(Virdiya/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian