Wali Kota Bandung Nilai Camat Garda Terdepan, Dikejar dan Ditunggu

Wali Kota Bandung
Walikota Bandung, Muhamad Farhan (Dok.Pemkot Bandung).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Camat adalah salah satu garda terpenting dalam penyelenggaraan layanan publik di tingkat wilayah.  Camat sering menjadi sosok pertama yang menerima keluhan warga sebelum persoalan menyentuh kantor wali kota.

“Camat itu sebenarnya punya kewenangan hampir seperti wali kota di wilayahnya. Kadang yang ditunggu, yang dikejar warga ya camat. Itu bukan tugas ringan,” ungkap Walikota Bandung, Muhamad Farhan, melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (29/11/2025).

Farhan mengatakan hal itu saat  Silaturahmi Paguyuban Camat di Pawon Pitoe Café Talaga Bodas, pada Sabtu, 29 November 2025, 

Menurutnya, camat harus siap dengan dinamika sosial di lapangan. Mulai dari persoalan sampah, banjir, penataan lingkungan, hingga tekanan demonstrasi warga.

“Kadang persepsi publik ke pemerintah itu sederhana, kalau ada sampah, itu salah wali kota. Tapi saya tahu betul di wilayah, teman-teman sudah kerja luar biasa,” jelasnya

Dalam sambutannya, Farhan membagikan pengalaman turun ke lapangan, bertemu warga, memantau wilayah yang mengeluh, hingga mendengar langsung cerita para pegawai yang bekerja dalam tekanan.

Ia tak menutupi bahwa birokrasi sering kali keras, bahkan emosional.

“Kita ini bekerja bukan cuma dengan aturan, tapi dengan rasa. Kadang ada keputusan yang benar menurut regulasi, tapi tidak masuk di hati masyarakat. Itu beratnya tugas kita,” terangnya

Meski begitu, ia menegaskan bahwa kebersamaan dan komunikasi adalah kunci stabilitas pemerintahan kota.

Baca Juga:

Era Transportasi Ramah Lingkungan Dimulai, Angkot Pintar Hadir di Bandung

Acara ini juga menjadi ruang penghormatan untuk para camat yang memasuki masa purnabakti. Farhan menyampaikan apresiasi mendalam.

“Purnabakti itu bukan selesai. Itu babak lanjut di kehidupan. Pengalaman bertahun-tahun di pemerintahan itu bukan hilang, itu jadi warisan untuk kota,” pesannya.

Ia berharap para purnabakti tetap menjaga hubungan dan tetap menjadi bagian dari komunikasi pembangunan kota.

Untuk camat yang berpindah tugas, Farhan memberikan pesan agar tetap menjaga profesionalitas, jejaring, dan kebersamaan.

“Mutasi itu rotasi pengalaman. Kita tetap di rumah yang sama: Kota Bandung,” tegasnya dengan penuh makna.

Sebelum menutup, Wali Kota kembali menegaskan makna dari pertemuan seperti ini. 

“Kita sering berkumpul karena pekerjaan. Tapi kumpul karena silaturahmi seperti ini justru yang menjaga energi kita,” ungkapnya.

“Nanti kalau sudah pensiun dan diajak kumpul lagi, jangan sombong,” pungkasnya. 

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

2

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City