Wali Kota Bandung Farhan Genjot Upaya Antikorupsi: Kita Belum Sehat, Tapi Harus Terus Berbenah

Pemkot Bandung Fokus Ubah Sampah jadi Solusi
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan (Kyy/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat langkah pencegahan korupsi melalui peningkatan Survei Penilaian Integritas (SPI) dan penerapan sistem Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP).

Kedua instrumen tersebut menjadi tolok ukur penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengaku kondisi integritas tata kelola pemerintahan di Kota Bandung masih perlu banyak pembenahan.

Berdasarkan hasil evaluasi, nilai SPI Kota Bandung baru mencapai 69, sedangkan target nasional idealnya di atas 78 poin. Sementara itu, skor MCSP sudah mendekati batas ideal dengan nilai 90.

“Kita sekarang bersama KPK sedang melakukan berbagai rangkaian upaya untuk meningkatkan SPI dan MCSP. Dua indikator ini penting untuk memastikan tata kelola pemerintahan kita benar-benar sehat dan bebas dari praktik korupsi,” kata Farhan, Selasa (21/10/2025).

Meski begitu, Farhan menilai perbaikan integritas bukan sekadar soal angka, melainkan soal kesadaran dan komitmen seluruh aparatur untuk mencegah peluang terjadinya penyimpangan.

“Godaan itu selalu ada di semua level pemerintahan. Yang penting jangan sampai peluang itu menjadi kenyataan. Mencegah orang untuk mencari akal itu sulit, tapi mewujudkan akal untuk korupsi, itu yang bahaya,” ucapnya.

Baca Juga:

PR Berat Menanti Walikota Terpilih Atasi Banjir di Bandung

Farhan pun menegaskan hasil survei tersebut akan dijadikan dasar untuk memperkuat sistem pengawasan dan pembinaan aparatur di lingkungan Pemkot Bandung.

“Nilai-nilai ini bukan untuk disesali, tapi untuk dijadikan bahan perbaikan. Pemerintahan yang sehat tidak lahir dari angka tinggi semata, tapi dari kejujuran dan kesadaran kolektif untuk menjaga integritas,” ujarnya.

Sementara itu, Inspektorat Kota Bandung, Dharmawan, menjelaskan peningkatan nilai SPI dilakukan melalui tiga aspek penilaian yakni internal, eksternal dan expert.

Penilaian dilakukan secara objektif oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), melalui mekanisme WA Blast dan QR Code yang disebarkan ke berbagai layanan publik.

“Aspek internal melibatkan ASN, eksternal dari vendor atau mitra kerja, dan expert dari pihak independen. Jadi hasilnya benar-benar objektif dan bisa menjadi bahan introspeksi bagi pemerintah,” ujar Dharmawan.

Dharmawan menambahkan, hasil SPI tahun lalu menunjukkan dua sektor yang masih rentan terhadap praktik korupsi, yaitu pengadaan barang dan jasa, serta jual-beli pengaruh dalam proses pemerintahan.

“Dua sektor itu menjadi perhatian utama. Pengadaan barang dan jasa karena melibatkan banyak pihak, sedangkan jual-beli pengaruh sering terjadi di berbagai lini pemerintahan,” pungkasnya.

(Kyy/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik