Veddriq dan Rizki Kapan Pulang ke Indonesia? Ini Jadwalnya

Veddriq dan Rizki pulang ke indonesia
Veddriq Leonardo dan Rizki Juniansyah (Instagram Kemenpora)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Dua atlet Indonesia peraih medali emas di Olimpiade Paris 2024, Veddriq Leonardo dan Rizki Juniansyah dijadwalkan pulang ke Indonesia hari ini, Selasa (13/8/2024).

Veddriq dan Rizki akan pulang ke Indonesia bersama rekan-rekannya sesama atlet panjat tebing maupun angkat besi. Pesawat mereka akan mendarat di Bandara Soekarno Hatta, pada Selasa malam.

Rizki Juniansyah bersama lifter wanita Nurul Akmal dijadwalkan tiba lebih dulu pukul 22.10 WIB. Sementara pesawat yang ditumpangi para atlet panjat tebing, Veddriq Leonardo, Rahmad Adi Mulyono, Desak Made Rita Kusuma Dewi, dan Rajiah Sallsabillah akan landing pukul 22.15 WIB.

Indonesia total mengirimkan 29 atletnya ke pesta olahraga terbesar antar benua tersebut yang telah berakhir pada Minggu (11/8).

Veddriq, Rizki dan kawan-kawan menjadi rombongan terakhir yang pulang ke Tanah Air. Sedangkan 23 atlet lainnya dari berbagai cabang olahraga, senam, bulu tangkis, panahan, dan dayung, sudah tiba lebih dulu di Indonesia.

Dalam waktu bersamaan, pada Kamis (8/8), Veddriq Leonardo dan Rizki Juniansyah menjadi dua atlet Indonesia yang berhasil mencatatkan prestasi tertinggi di Olimpiade Paris.

Veddriq Leonardo berhasil mencatatkan waktu tercepat memanjat papan vertikal setinggi 15 meter dalam waktu 4,75 detik, mengalahkan atlet panjat China Wu Peng, 4,77 detik.

Sementara Rizki Juniansyah berhasil menunjukkan diri sebagai lifter terkuat di kelas 73 kilogram, yang mencatatkan rekor Olimpiade khusus angkatan clean & jerk.

BACA JUGA: Raih Medali Emas Olimpiade Paris, Bonus Veddriq dan Rizki Tembus Rp6 Miliar!

Indonesia Peringkat ke-39

Secara keseluruhan, kontingen Indonesia menutup keikutsertaannya di Olimpiade ini dengan raihan 2 medali emas dan 1 medali perunggu.

Dengan total raihan tiga medali, Indonesia berhasil menduduki peringkat ke-39 klasemen akhir Olimpiade Paris 2024. Di antara negara ASEAN, Indonesia menduduki peringkat ke-2 di bawah Filipina yang meraih 2 medali emas dan 2 medali perak.

Sementara posisi puncak klasemen akhir Olimpiade Paris 2024 diraih oleh Amerika Serikat (AS) yang mengoleksi 126 medali, yang terdiri dari 40 emas, 44 perak, dan 42 perunggu. Peringkat ke-2 ditempati China dengan raihan total 91 medali (40 emas, 27 perak, dan 24 perunggu).

Medali emas Tim Indonesia disumbangkan oleh atlet panjat tebing Veddriq Leonardo yang berlaga di nomor men’s speed, dan atlet angkat besi Rizki Juniansyah yang berlaga di kelas 73 kg putra. Sedangkan medali perunggu dipersembahkan oleh pebulu tangkis tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung.

 

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City