Uni Eropa Perketat Pengawasan, X dan Meta di Bawah Sorotan Terkait Moderasi Konten

Konten X
Ilustrasi. (Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Saat ini Uni Eropa mendekati keputusan akhir terkait penilaian terhadap langkah-langkah X dalam menangani konten ilegal atau berbahaya, sesuai dengan ketentuan Digital Services Act (DSA).

Melansir dari The Verge, berdasarkan dokumen dari Bloomberg, penyelidikan terhadap strategi manajemen risiko dan moderasi konten X akan diselesaikan “secepat mungkin secara hukum.” Pengambilan langkah ini sehari setelah Meta mengumumkan perubahan besar dalam kebijakan moderasi platformnya yang terinspirasi dari X.

Surat dari kepala kehakiman Uni Eropa, Michael McGrath, dan pemimpin kebijakan teknologi, Henna Virkkunen, mengungkapkan bahwa Uni Eropa akan “dengan tegas” mendorong penyelidikan ini.

Langkah ini muncul setelah keluhan seorang anggota parlemen Jerman dari sayap kanan-tengah, yang menyoroti promosi Elon Musk terhadap tokoh partai sayap kanan Jerman melalui platform X.

Fokus Penyelidikan X

Uni Eropa mulai menyelidiki X pada Desember 2023 melalui mekanisme DSA, dengan menyoroti penyebaran konten ilegal terkait serangan teroris Hamas terhadap Israel dan efektivitas sistem Catatan Komunitas X dalam melawan manipulasi informasi. Penyelidikan awal juga menunjukkan adanya pelanggaran terkait transparansi iklan, pola gelap, serta sistem verifikasi pengguna “centang biru.”

Bagi platform yang terbukti melanggar DSA, Uni Eropa dapat menjatuhkan denda hingga enam persen dari pendapatan tahunan global. Dalam konteks ini, risiko bagi X cukup besar mengingat perubahan signifikan sejak Elon Musk mengambil alih pada 2022, termasuk penggantian sistem verifikasi menjadi layanan berlangganan dan pengurangan tim kepercayaan serta keamanan.

Kritik terhadap Disinformasi

Uni Eropa menyebut bahwa X gagal membendung disinformasi di platformnya, bahkan menyebut Elon Musk terlibat aktif dalam mempromosikan konten yang menyesatkan.
Kebijakan terbaru Musk di X turut memantik perhatian global, terutama terkait kaitannya dengan administrasi Presiden terpilih Donald Trump yang baru, yang sering mengkritik bias dalam moderasi konten.

Tidak hanya X, Meta juga mendapat sorotan setelah mengumumkan penghapusan pemeriksa fakta pihak ketiga dan pengenalan program Catatan Komunitas serupa dengan X. Meta juga melonggarkan aturan seputar topik kontroversial seperti imigrasi dan identitas gender.

Meski penerapan kebijakan ini awalnya di Amerika Serikat, Meta dan X beroperasi secara global, sehingga regulator Uni Eropa tetap memantau secara ketat.

BACA JUGA: Resmi, Fitur Pencarian Loker di X Twitter Sudah Rilis!

Langkah Uni Eropa ini menunjukkan upaya tegas untuk menegakkan regulasi yang ketat dalam menjaga keamanan digital, transparansi, dan tanggung jawab platform media sosial terhadap informasi yang mereka sebarkan.

 

 

(Virdiya/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri