Transisi Sulit Yamaha ke Era Mesin V4 MotoGP, Tes di Sepang Ungkap Tantangan Besar

Ilustrasi - Maverick Vinales (Foto: dok.MotoSport)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Langkah ambisius Yamaha untuk beralih ke mesin V4 kembali dihadapkan pada realita keras dunia MotoGP modern. Setelah dua dekade setia dengan konfigurasi inline-4, proyek mesin baru berkonfigurasi V4 yang diharapkan menjadi titik balik justru masih tertatih di lintasan.

Tes kedua di Sepang, Malaysia, memperlihatkan betapa kompleksnya tantangan yang harus dihadapi tim pabrikan asal Iwata itu. Motor prototipe V4 yang dikendarai pebalap uji Augusto Fernandez belum menunjukkan peningkatan berarti setelah debut di Misano bulan lalu.

Fernandez hanya mampu menempati posisi ke-23 dalam kualifikasi dan kembali finis jauh dari grup depan di Sprint maupun balapan utama. Meski ada sedikit kemajuan dalam stabilitas, selisih waktu hingga 47 detik dari pemenang memperlihatkan jarak besar yang masih harus ditutup Yamaha.

“Kami memulai lebih buruk dari Misano, dan harus mencari setelan dasar motor lagi dari awal. Kami sudah mencoba segalanya, tapi batas kemampuan paket ini sudah tercapai,” ujar Fernandez, melansir motogp, Selasa (27/10/2025).

Dari sisi performa, data top speed menjadi gambaran jelas perbedaan kekuatan. Yamaha V4 mencatat kecepatan tertinggi 329,2 km/jam, tertinggal jauh dari KTM milik Pedro Acosta yang menembus 341,7 km/jam. Ironisnya, motor Yamaha versi inline-4 milik Fabio Quartararo dan Jack Miller justru sedikit lebih cepat di kisaran 333–336 km/jam.

Baca Juga:

Yamaha Siapkan Toprak Razgatlıoglu untuk MotoGP 2026

Meski hasilnya belum sesuai harapan, tim teknis Yamaha menilai uji coba ini penting sebagai pembelajaran dalam memahami karakteristik mesin baru. Berbeda dengan konfigurasi inline-4 yang terkenal halus dan mudah dikendalikan, mesin V4 membutuhkan pendekatan aerodinamika dan distribusi tenaga yang sepenuhnya baru.

“Ini bukan sekadar soal kecepatan puncak. Kami sedang membangun platform baru dari nol, mulai sasis, elektronik, bahkan keseimbangan bobot semuanya berbeda. Kami butuh waktu,” ungkap salah satu teknisi Yamaha di paddock.

Yamaha berencana kembali menurunkan motor V4 di seri penutup musim, GP Valencia, sebagai wild card. Tes tersebut akan menjadi kesempatan terakhir untuk mengumpulkan data sebelum proyek V4 masuk tahap pengembangan lanjutan pada musim dingin nanti.

Transisi ini bisa menjadi langkah paling berisiko dalam sejarah modern Yamaha di MotoGP. Namun bagi tim berlogo Garpu Tala itu, kegagalan di Sepang bukan akhir, melainkan awal dari perjuangan panjang menuju kelahiran era baru.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026