Transformasi Ousmane Dembele dari ‘Pasien Cedera’ Jadi Pemenang Ballon d’Or 2025

Ousmane Dembele
Ousmane Dembele (X/dembouz)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Ousmane Dembele akhirnya mencapai puncak kariernya setelah resmi meraih Ballon d’Or 2025. Penyerang PSG itu mengungguli Lamine Yamal dan Vitinha dalam penghargaan individu paling prestisius di dunia sepak bola yang digelar di Theatre du Chatelet, Paris, Senin (22/9/2025).

Trofi emas tersebut menjadi simbol perjalanan panjang Dembele. Dari masa-masa penuh kekecewaan di Barcelona, kini ia menjelma sebagai motor utama kejayaan PSG.

Penghargaan ini datang setelah musim 2024/2025 yang gemilang. Dembele menjadi pilar penting dalam keberhasilan PSG meraih continental treble, yakni Ligue 1, Piala Prancis, dan Liga Champions. Dari 53 pertandingan, ia mencetak 35 gol dan 16 assist, termasuk status top skor Ligue 1 dengan 21 gol. Performanya juga mengantarnya meraih gelar Pemain Terbaik Ligue 1 dan Pemain Terbaik Liga Champions.

Transformasi Dembele tak lepas dari sentuhan Luis Enrique. Sang pelatih juga memutuskan untuk memposisikannya sebagai penyerang tengah, sebuah langkah yang membuka potensi terbaiknya sekaligus menambah kedewasaan dalam bermain.

Namun, perjalanan dembele menuju Paris penuh dengan rintangan. Mulai dari didatangkannya Barcelona dari Borussia Dortmund pada Agustus 2017, Dembele dibanderol dengan biaya awal €105 juta, atau sekitar Rp1,84 triliun.

Angka fantastis itu menjadikannya salah satu pembelian termahal kala itu. Sayangnya, ekspektasi besar berulang kali terhenti akibat cedera. Data Transfermarkt mencatat ia mengalami 12 cedera besar dengan total absen mencapai 850 hari.

BACA JUGA:

Ousmane Dembele Raih Ballon d’Or 2025 Usai Musim Gemilang Bersama PSG

Ousmane Dembele Berlabuh di PSG, Nilai Klausal 50 Juta Euro

Meski ia sudah menyumbang tiga gelar La Liga dan dua Copa del Rey untuk Barcelona, publik lebih sering menyoroti inkonsistensi dan keterbatasannya akibat cedera. Tidak sedikit yang meragukan apakah ia bisa bangkit dan memenuhi potensinya.

Pada 2021, Xavi Hernandez bahkan pernah menegaskan Dembele bisa menjadi pemain terbaik dunia jika dimaksimalkan. Saat itu ucapan tersebut dianggap berlebihan. Kini, di Paris omongan dari Xavi menjadi kenyataan. Sejak bergabungnya dembele dengan PSG pada Agustus 2023, Ia mulai tampil konsisten, mencetak gol-gol penting, dan akhirnya mengangkat trofi Ballon d’Or.

Ballon d’Or 2025 bukan hanya puncak kejayaan pribadi, tetapi juga penegasan bahwa perjalanan penuh luka dan kritik bisa berubah menjadi kisah kebangkitan. Ousmane Dembele kini bukan hanya bintang PSG, melainkan nama besar dalam sejarah sepak bola dunia.

(Haqi/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City