RIAU, TEROPIONGMEDIA.ID – Kepolisian Resor Siak, Riau, tengah mendalami insiden tragis yang menewaskan seorang siswa kelas IX SMP Islamic Center Siak berinisial MA (15) saat mengikuti ujian praktik sains. Peristiwa ini terjadi setelah alat peraga yang diduga berupa senapan rakitan tiba-tiba meledak saat digunakan.
Kepala Satreskrim Polres Siak, AKP Raja Kosmos Parmulais, menjelaskan bahwa kejadian berlangsung ketika korban sedang memperagakan hasil proyek sains miliknya di hadapan teman-temannya. Sebelum melakukan demonstrasi, korban bahkan sempat meminta rekan satu kelompoknya untuk menjauh dari lokasi.
“Kami sudah melakukan olah TKP, dan benda yang diamankan akan dikirim ke laboratorium forensik. Penyebab pasti ledakan belum bisa dipastikan sebelum hasil pemeriksaan keluar,” ujarnya.
Saat praktik berlangsung, korban mencoba menembakkan senapan rakitan berbahan campuran plastik, logam, dan diduga bubuk tertentu. Namun, alih-alih berfungsi normal, alat tersebut justru meledak dan memicu kepanikan di dalam aula sekolah.
Baca Juga:
Siswa SMP di Kampar Tewas Disetrum, Pelaku Ditangkap Polisi
Ledakan itu menyebabkan pecahan material berhamburan ke berbagai arah, termasuk mengenai dinding ruangan dan tubuh korban. Luka serius di bagian kepala dan wajah membuat korban harus segera dilarikan ke rumah sakit.
“Pecahan senapan rakitan mengenai aula, dinding kelas, dan juga kepala korban hingga menyebabkan luka serius,” kata Raja.
Meski sempat mendapatkan penanganan medis, nyawa korban tidak tertolong. Polisi kini telah mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Pihak kepolisian menduga adanya kandungan bahan tertentu dalam proyek tersebut, namun belum dapat memastikan jenisnya sebelum hasil uji laboratorium keluar.
“Kami kirim ke Labfor untuk memastikan. Kami juga mengimbau agar tidak ada spekulasi yang berkembang sebelum hasil resmi keluar,” tegasnya.
Kasus ini menjadi perhatian serius, sekaligus pengingat pentingnya standar keamanan dalam kegiatan praktik sains di lingkungan sekolah.











