Tips Mengetahui Mobil Bekas Banjir, Jangan Kegocek!

mobil bekas banjir
Ilustrasi (iStock)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Membeli mobil bekas memang bisa menjadi pilihan konsumtif, karena pertimbangan harga yang lebih terjangkau.Namun, saat membeli sebuah kendaraan bekas harus menyimpan kehati-hatian. Jika salah bisa tertipu, seperti mobil bekas banjir.

Terkadang, ciri-ciri yang terlihat tidak begitu mencolok, tetapi sangat penting untuk mengetahui sebelum memutuskan untuk membeli.

Tanda Mobil Bekas Banjir

Ilustrasi (iStock)

BACA JUGA: Tips Mengetahui Ciri Mobil Bekas Curian, Jangan Beli Barang Bodong!

Melansir Auto 2000, berikut 5 ciri dari mobil bekas banjir

1. Tampak Karat

Ciri pertama adanya tanda-tanda karat. Meski mungkin tidak terlihat dengan mata telanjang, perhatikan bagian baut di rem tangan atau bagian bumper. Karat di sana bisa menjadi petunjuk bahwa mobil tersebut pernah terendam banjir.

2. Interior yang Tidak Menyenangkan

Periksa interior mobil dengan seksama. Meskipun sudah bersih, mobil bekas banjir cenderung memiliki masalah interior. Bau tidak sedap, karpet yang bernoda, trim pintu yang rusak, atau bau jamur pada jok bisa menjadi indikator masalah ini.

3. Suara Mesin Kasar

Bukan hanya tampilan, tetapi suara mesin juga bisa memberi petunjuk. Mobil bekas banjir seringkali menghasilkan suara mesin yang lebih kasar karena air dapat masuk ke dalam mesin dan mencampur dengan oli. Perhatikan bunyi yang tidak biasa saat mesin menyala.

4. Harga Terlalu Murah

Jika penawaran harga terlalu murah untuk mobil bekas tertentu, sebaiknya tetap waspada. Harga yang jauh di bawah pasar mungkin menandakan bahwa mobil tersebut pernah terendam banjir. Selalu kenali harga pasaran agar Anda dapat membuat keputusan yang lebih bijak.

5. Aroma yang Mencurigakan

Banjir yang telah masuk ke dalam kabin mobil dapat meninggalkan aroma tidak sedap. Jika tercium bau apek atau menyengat yang sulit dihilangkan, mungkin mobil tersebut memiliki sejarah banjir yang perlu diwaspadai.

Mobil yang terendam banjir bisa mengalami kerusakan serius, terutama pada bagian-bagian yang sulit dijangkau. Karat dapat merusak struktur bawah mobil, sedangkan air yang masuk ke dalam mesin dapat menyebabkan masalah yang sulit dideteksi secara langsung.

Membeli mobil bekas banjir akan menjadi rumit, jika tidak segera melakukan tindakan yang tepat. Karat, masalah interior, suara mesin, harga tidak wajar, aroma yang mencurigakan, bagian tanda-tanda yang haru diperhatikan secara detail.

 

 

(Saepul/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun