Thomas Ramdhan Gratiskan Lagu untuk Penyanyi Kafe, Tapi Ada Syaratnya!

Royalti Lagu
Polemik soal royalti Thomas Ramdhan bebaskan Lagunya (instagram/@thomasramdhan)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Di tengah polemik royalti dan perizinan lagu yang terus menghangat di industri musik Indonesia, salah satu musisi senior, Thomas Ramdhan, tampil dengan sikap yang menyegarkan. Bassist dari band legendaris GIGI ini memutuskan untuk menggratiskan lagu-lagu ciptaannya bagi para musisi kafe dan band perintis.

Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, Thomas secara terbuka mengumumkan bahwa siapa pun yang tampil dengan bayaran di bawah Rp5 juta per acara diperbolehkan membawakan lagu-lagunya secara gratis, tanpa perlu izin khusus ataupun membayar royalti lagu.

“Buat para band dan para penyanyi kafe yang bayarannya di bawah 5 juta per event. Khusus untuk lagu-lagu ciptaan saya dari lirik dan lagunya, gratis,” tulis Thomas dikutip, Rabu (6/8/2025).

Langkah ini langsung mendapat perhatian warganet, terutama dari kalangan musisi pemula yang sering manggung di kafe, restoran, atau event lokal. Thomas dianggap telah memberi angin segar dan peluang besar bagi mereka untuk bisa tampil lebih luas dengan membawa karya-karya berkualitas.

Baca Juga:

Profil Ikke Nurjanah: Kini Sibuk sebagai Komisioner LMKN yang ‘Gacor’ Suarakan Royalti Lagu

Komersial Tetap Harus Izin Label

Meskipun bersikap longgar untuk para pemula, Thomas tetap memberikan batasan yang tegas. Menurutnya, jika lagu-lagu ciptaannya akan digunakan untuk kepentingan komersial seperti iklan atau produk berbayar, maka tetap harus melalui izin resmi dari label.

Keputusan ini dianggap adil dan realistis. Ia memahami posisi sebagai pencipta lagu, namun juga tak menutup mata terhadap dunia komersial yang memiliki aturan main tersendiri.

“Karena saya mulai bermusik dari panggung-panggung kecil dan ke kafe-kafe. Sangat merasakan bagaimana perjuangan merangkak dari bawah hanya untuk cari nafkah dan cita-cita menjadi yang kalian idam-idamkan saat ini,” ungkap Thomas.

(Hafidah Rismayanti/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Haul Akbar Pesantren Cipasung
Ribuan Alumni Siap Hadiri Haul Akbar Masyayikh Pondok Pesantren Cipasung
Sosialisasi dan Edukasi di Bandung, KSEI Sampaikan Perkembangan Terbaru Pasar Modal
Sosialisasi dan Edukasi di Bandung, KSEI Sampaikan Perkembangan Terbaru Pasar Modal
Gensinimpact
Genshin Impact Account: Faktor yang Membentuk Akun Kuat di Era Modern Teyvat
Euro 2024
Prediksi Skor Belgia vs Tunisia, Setan Merah Incar Modal Positif Jelang Piala Dunia
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

3

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara