Ternyata Ini Titik Lemah Arema FC, Fernando Valente Pasrah Timnya Digasak Persebaya

arema fc vs persebaya surabaya
Kekalahan di laga terakhir Arema FC vs Persebaya Surabaya, dengan skor 1-3 (tangkap layar YouTube Indosiar)

Bagikan

MALANG,TM.ID: Arema FC sampai menuntaskan laga ke 13 Liga 1 2023/2024, masih tertahan di zona degradasi.

Arema FC yang kini digarap oleh Pelatih asal Portugal, Fernando Valente, masih bercokol di peringkat ke 16 dengan koleksi 10 poin.

Harapan mendulang poin di laga pekan ke 13 vs Persebaya Surabaya pupus tanpa raihan poin setelah menelan kekalahan 0-3.

Sang pelatih, Fernando Valente pun menyatakan banyak memetik pelajaran atas kiprahnya dalam dua pertandingan belakangan ini.

Ia telah menyimpan sejumlah catatan mengenai kekurangan apa saja yang harus dibenahi di tubuh timnya, sebagai bahan evaluasi.

Terkait laga versus Persebaya Surabaya pada pekan lalu, ia mengakuinya sebagai pertandingan yang sulit bagi timnya. Valente juga mengetahui potensi dari Persebaya.

BACA JUGA: Menjelang Kontra Arema FC, Kiper Persebaya Cedera Mata

“Kadang kami butuh pertandingan seperti ini untuk kami belajar,” tegas dia, seperti dilansir LIB.

Valente melihat pemain muda Arema FC di lini bek masih butuh jam terbang untuk mengasah skill dan kemampuan.

Apalagi ketika berhadapan dengan lawan yang bergaya pressing tinggi.

Saat menghadapi Persebaya, pelatih senior yang dikenal sebagai filsuf sepakbola ini mencoba menurunkan dua bek tengahnya, Charles Almeida dan Syaeful Anwar.

Keduanya dikawal oleh dua bek kiri dan kanan, Mikael Tata dan Ahmad Maulana.

Namun keempat pemain belakang ini nyatanya masih menjadi titik lemah Arema FC, yang begitu mudah dibuyarkan lini serang Persebaya.

“Saya tahu ada masalah di pertahanan Arema FC. Saya sudah melakukan pergantian pemain belakang saat latihan sebelum pertandingan karena ada beberapa pemain cedera,” katanya.

Bahkan sebelum pertandingan berlangsung ia sudah mencoba beberapa opsi pemain belakang, tetapi percobaan itu belum menunjukkan hasil.

Bahkan gelandang bertahan Charles Almeida pun terpaksa harus melakukan backup menjadi bek tengah.

“Kami sudah berusaha dengan taktik organisasi permainan yang kami buat, tidak masalah kami tidak menang, tapi kami belajar dari pertandingan ini,” tegas valente.

BACA JUGA: Fernando Valente, Pelatih Baru Arema FC Singgung Tragedi Kanjuruhan

Dengan begitu, kata dia, timnya butuh waktu untuk membangun kekuatan, terutama di lini belakang.

“Dua pemain muda kami masih belum berpengalaman dan mereka membuat kesalahan, tetapi itu adalah sebuah proses,” katanya.

 

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Performa Robi Darwis Dapat Sorotan Tajam
Performa Robi Darwis Dapat Sorotan Tajam, Bojan Hodak Pasang Badan
Kesenian Gembyung Subang - YouTube Kebudayaan Subang
Kesenian Gembyung: Warisan Budaya Tradisional Kabupaten Subang
Tasikmalaya Sandal Tarumpah
Keren! Tasikmalaya Punya Sandal Tarumpah
Fakta unik domba
Domba Hewan Mudah Ditipu, Gini Kata Dosen IPB!
Agnez Mo
Agnez Mo Trending di Media Sosial, Netizen Rindu Lagu Ballad Karya Sang Diva
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

3

Tanggul Jebol, Ribuan Makam di TPU Bojongsoang Kabupaten Bandung Terendam Banjir

4

Inflasi Kota Bandung Hingga 10 Persen Akibat Lonjakan Harga Jelang Ramadan

5

Gubernur Dedi Mulyadi Perjuangkan Nasib Siswa yang Gagal Ikuti SNBP Akibat Kelalaian Sekolah
Headline
Peluncuran Bank Emas Prabowo
Peluncuran Bank Emas, Prabowo: Pertama dalam Sejarah Bangsa Indonesia
Anto Boyratan
Ukir Sejarah! Anto Boyratan Jadi Atlet Indonesia Pertama di Liga Basket Australia
BPBD Kabupaten Bandung, banjir
BPBD Kabupaten Bandung: Tanggul Jebol Sungai Cikapundung Kolot Genangi Ribuan Rumah Warga
Sampah Penuhi Sungai Citarum Kiriman dari Kota dan Kabupaten Bandung
BBWS Sebut Sampah Penuhi Citarum Kiriman Kota dan Kabupaten Bandung

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.