Tas Hermes Rp49 Juta Milik Pinka Haprani Jadi Gunjingan Netizen

Pinka Haprani Dilantik
(Instagram/@dhaprani)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pinka Haprani, cucu Megawati Soekarno Putri, baru saja dilantik menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2024-2029.

Pelantikan yang berlangsung di Gedung Nusantara, Jakarta pada (1/10/2024), menampilkan Pinka dengan penampilan sederhana meskipun memiliki harta kekayaan yang fantastis.

Melalui unggahan di Instagram pribadinya, Pinka terlihat mengenakan setelan batik dan make up flawless.

Ia tampak berpose cantik dalam balutan atasan putih dan kain batik merah yang senada dengan selendangnya.

Rambut panjangnya ditata dalam kuncir setengah yang memberi kesan tidak terlalu formal. Pinka melengkapi penampilannya dengan anting, kalung, jam tangan putih, tas tangan, dan sepatu berwarna beige.

“Selamat Hari Batik Nasional,” tulis Pinka berdiri di atas karpet merah, mengutip dari Instagram pribadinya, Jumat (4/10/2024).

Namun, tas yang dibawa Pinka saat itu ternyata merupakan produk Hermes. Dilansir dari situs The Real Real, tas Hermes yang dibawa Pinka adalah produk Clemence Victoria 35 seharga USD 3.200 atau setara Rp49,31 juta.

Tentu saja tas tersebut bukan harga yang murah untuk mayoritas masyarakat. Namun, harga tersebut terhitung cukup murah jika dibandingkan dengan harta kekayaan Pinka yang mencapai puluhan miliar rupiah di usianya yang baru 25 tahun.

Unggahan itu lantas dikomentari netizen yang mendukung Pinka Haprani. Namun, ada juga yang mewanti-wanti agar Pinka tetap amanah usai jadi wakil rakyat.

Harga Tas

Sebagai informasi, Pinka Haprani terpantau kerap membawa tas yang harganya tidak seberapa jika dibandingkan dengan teman-temannya.

Misalnya saat menjadi bridesmaid Aaliyah Massaid, Pinka memilih membawa tas Bottega Veneta seri Long Clutch Andiamo with Handle seharga Rp47 jutaan.

BACA JUGA : Gegara Ini, Netizen Jodohkan Thariq Halilintar dengan Pinka Hapsari

Tas tersebut jauh lebih murah dan sederhana jika dibandingkan dengan tas yang dibawa Azizah Salsha, yakni Hermes Kelly 20 Epsom Gold with Palladium Hardware seharga Rp400 jutaan.

Pinka yang sudah terjun ke dunia politik sejak lama disorot karena memiliki kekayaan yang menakjubkan di usia muda. Kekayaan dari cucu Megawati ini mencapai Rp 38 miliar saat usianya masih 25 tahun.

Nilai harta kekayaan paling besar yang dimiliki oleh putri ketua DPR RI ini adalah tanah dan bangunan. Dalam laman LHKPN, Pinka tercatat memiliki empat bidang tanah dan bangunan senilai Rp35.025.879.200 (Rp35 miliar). Tanah milik wanita kelahiran 1998 ini tersebar di Jakarta hingga Pulau Bali.

 

(Hafidah Rismayanti/)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City