Tari Saman Akan Punah, Mitos atau Fakta?

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, SUAR MAHASISWA AWARDS — Tari Saman adalah salah satu warisan budaya tak benda Indonesia yang berasal dari Suku Gayo, Aceh, tepatnya di Kabupaten Gayo Lues.

Tari ini diciptakan oleh Syekh Saman, seorang ulama yang pada abad ke-17 menggunakan seni tari sebagai media dakwah Islam.

Awalnya, Tari Saman dipertunjukkan sebagai bagian dari perayaan keagamaan atau peristiwa penting di masyarakat Gayo, seperti peringatan Maulid Nabi.

Gerakan Tari Saman terkenal dengan pola duduk berbaris rapat, gerak tangan yang cepat, serta nyanyian syair berbahasa Gayo yang sarat akan petuah moral.

Pada 2011, UNESCO menetapkan Tari Saman sebagai Warisan Budaya Tak Benda yang Memerlukan Perlindungan Mendesak. Status ini membuat Tari Saman makin mendunia, tetapi juga menimbulkan pertanyaan, apakah Tari Saman benar-benar terancam punah?

Beberapa tahun terakhir, isu kepunahan Tari Saman sering muncul di berbagai media. Misalnya, pada 2017, Kompas.com menulis bahwa Tari Saman terancam punah akibat berkurangnya generasi muda yang mau belajar, serta kurangnya regenerasi pelatih di Gayo Lues.

Selain itu, BBC Indonesia (2022) juga memberitakan keresahan masyarakat adat Gayo, Tari Saman makin sering dipertontonkan secara massal untuk festival, tapi nilai sakral dan pembinaan di komunitas adatnya mulai berkurang.

Beberapa jurnal, seperti Jurnal Ilmu Budaya (2021), juga menyebut bahwa globalisasi membuat banyak anak muda lebih tertarik pada budaya populer dibanding melestarikan Tari Saman.

UNESCO benar-benar memberi status Memerlukan Perlindungan Mendesak, artinya Tari Saman memang rentan punah jika tidak ada pelestarian berkelanjutan. Sulitnya regenerasi penari Saman dan kurangnya pelatih, masih menjadi tantangan yang nyata bagi warisan budaya yang satu ini. Era yang sudah di Modernisasi juga membuat banyak anak muda Gayo merantau ke kota, sehingga kelompok tari di desa berkurang.

Namun, nyatanya Tari Saman belum benar-benar punah, Tari Saman masih aktif dibawakan di sekolah-sekolah, festival, hingga rekor MURI untuk penari Saman terbanyak yaitu sekitar 1.000 – 12.000 penari, selain itu ada banyak komunitas yang membentuk sanggar Tari Saman di luar Aceh, bahkan di luar negeri.

Maka dari itu, kita sebagai generasi penerus bangsa, harus mengantisipasinya dari kepunahan, Solusi yang dapat kita lakukan adalah Belajar & Mengajarkan, artinya Sekolah dan sanggar tari di luar Aceh bisa membuka kelas Tari Saman dengan mendatangkan pelatih asli.

Dukungan yang kuat dari pemerintah daerah dan pusat terutama pada kebijakan insentif pelatih lokal, yang mungkin dapat menjadi solusi untuk regenerasi pelatih Tari Saman di era sekarang. Festival Tari Saman yang selalu diadakan secara rutin dengan konteks budaya, bukan sekadar lomba massal, juga dapat dapat mempertahankan Tari Saman beserta nilai filosofinya sekaligus.

Selain itu, membuat konten Tari Saman Media Sosial juga dapat dijadikan sarana untuk menarik perhatian generasi muda yang sudah bergantung kepada media sosial, Dengan demikian, Tari Saman akan tetap hidup, lestari, dan menjadi kebanggaan bangsa Indonesia.

(Manari Nanda/Universitas Indonesia Membangun)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City