Tanggapi Isu Penghentian Barak Militer, Siti Muntamah: Jawa Barat Menuju Provinsi Layak Anak

Barak Militer
Barak Militer (instagram/@sitimuntamah_oded)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Isu penghentian program Barak Militer untuk pelajar di Jawa Barat sempat menghebohkan jagat media sosial. Banyak yang mengira program ini telah resmi dihentikan, menimbulkan berbagai spekulasi dan perdebatan panas.

Hingga saat ini, tidak ada pernyataan resmi dari pemerintah maupun DPRD Jawa Barat yang menyatakan bahwa program Barak Militer tersebut benar-benar dihentikan.

Justru sebaliknya, program ini sedang dalam tahap evaluasi dan peninjauan kembali oleh DPRD Jawa Barat. Tujuannya supaya manfaat dari program ini bisa lebih dirasakan secara merata dan adil oleh para pelajar di seluruh wilayah provinsi.

Anggota DPRD Jawa Barat dari Komisi V, Siti Muntamah, memberikan penjelasan penting terkait hal ini. Dalam wawancaranya dengan Teropongmedia.id pada Kamis (10/7/2025), ia menegaskan bahwa Jawa Barat saat ini tengah fokus menjadi provinsi yang ramah dan layak bagi anak-anak.

“Sekarang memastikan Jawa Barat provinsi layak anak. Kota dan kabupaten harus layak anak ada beberapa intervensi yang dilakukan. Saya pikir kita mensupport ini semoga secara masif teratur dan baik perbaikan-perbaikan bisa tercapai,” jelas Siti.

Baca Juga:

Dedi Mulyadi dan Barak Militer, Solusi Tegas atau Masalah?

50 Pelajar di Subang Siap Dibawa ke Barak Militer Lanud R Suryadi Suryadarma

Isu Barak Militer

Pernyataan ini sekaligus menjawab kebingungan publik soal masa depan program Barak Militer. Evaluasi bukan berarti penghentian, tapi lebih kepada perbaikan sistem agar sesuai dengan visi besar Jawa Barat sebagai provinsi layak anak.

Jadi, program Barak Militer ini sedang diformulasikan ulang agar tidak bertentangan dengan prinsip perlindungan anak, namun tetap bisa mengajarkan kedisiplinan dan tanggung jawab.

Menariknya, Siti Muntamah secara pribadi juga punya pengalaman mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan TNI. Ia mengungkapkan bahwa kedisiplinan yang ditanamkan dalam program seperti itu memang membawa dampak positif, asalkan dijalankan dalam sistem yang tepat dan tidak memaksakan kehendak.

“Saya pernah merasakan, emang jadi paskibra, pernah jadi menwa, disiplin tapi bagaimana itu terjadi selamanya, karena itu lingkungan sistematis,” ungkap Siti.

Pernyataan tersebut menggambarkan betapa pentingnya pendekatan yang sistematis dan berkelanjutan dalam program semacam ini. Bukan hanya soal latihan fisik atau baris-berbaris, tetapi bagaimana menciptakan ekosistem pendidikan karakter yang menyatu dengan lingkungan sosial.

(Hafidah Rismayanti/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian