BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung bersiap menghadapi ujian berat dalam misi mempertahankan posisi di papan atas klasemen Super League 2025/2026. Skuad berjuluk Maung Bandung tersebut dijadwalkan bertandang ke markas Semen Padang pada pekan ke-26, yang akan digelar di Stadion Haji Agus Salim, Minggu (5/4/2026).
Pelatih kepala Persib, Bojan Hodak, memberikan peringatan keras kepada anak asuhnya untuk tidak memandang sebelah mata tim lawan. Meski Semen Padang saat ini tengah terpuruk di zona degradasi, Hodak menilai kondisi tersebut justru menjadi ancaman besar bagi tim tamu.
Waspadai Kebangkitan Tuan Rumah
Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, tim yang sedang berjuang keluar dari ancaman degradasi seringkali memiliki motivasi yang berlipat ganda. Faktor bermain di hadapan pendukung sendiri di Padang diyakini akan menambah daya juang tim berjuluk Kabau Sirah tersebut.
“Melawan Semen Padang akan menjadi pertandingan yang sangat sulit. Mereka bermain di kandang dan posisinya sedang terdesak di zona degradasi. Saya memprediksi mereka akan tampil 200 persen untuk mengamankan poin,” ujar Hodak di Bandung, Kamis (2/4/2026).
Untuk meredam ambisi tuan rumah, Hodak menekankan pentingnya konsistensi dan fokus penuh sepanjang 90 menit. Ia berharap anak asuhnya mampu menemukan celah untuk membawa pulang poin penuh guna terus bersaing dalam perebutan gelar juara.
Baca Juga:
Persib Lawan Semen Padang Tanpa Putros dan Matricardi, Ini Penyebabnya
Persib Gas Pol! Fisik Digenjot Jelang Laga Krusial Lawan Semen Padang
Krisis Lini Belakang dan Kembalinya Pemain Kunci
Langkah Persib di Padang dipastikan sedikit pincang menyusul absennya dua pemain asing andalan di lini pertahanan. Patricio ‘Pato’ Matricardi dan Frans Putros terpaksa diparkir akibat sanksi akumulasi kartu kuning.
Meski kehilangan pilar di sektor belakang, Hodak tetap optimistis karena lini tengah dan depan kembali mendapat tambahan amunisi. Luciano ‘Lucho’ Guaycochea dan Julio Cesar sudah dinyatakan siap merumput kembali setelah sebelumnya absen.
“Tanpa Pato dan Putros memang tantangan, tapi Lucho dan Julio sudah kembali. Kami memiliki kedalaman skuad yang baik dengan 23 hingga 25 pemain yang selalu siap diturunkan kapan saja,” tegas eks pelatih PSM Makassar tersebut.
Larangan Awayday bagi Bobotoh
Di sisi lain, manajemen Persib Bandung kembali mengeluarkan imbauan tegas kepada para pendukung setianya, Bobotoh. PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) meminta agar suporter tidak nekat berangkat ke Padang demi mematuhi regulasi kompetisi yang masih melarang kehadiran suporter tim tamu.
Adhi Pratama, Head of Communication PT PBB, mengingatkan bahwa larangan tersebut memiliki dasar hukum yang kuat pada Pasal 5 Ayat 7 Regulasi Liga 1 2025/2026 serta Pasal 141 Kode Disiplin PSSI.
“Kami sangat menghargai dukungan Bobotoh, namun dukungan terbaik saat ini adalah dengan menaati peraturan. Jangan memaksakan diri datang ke Stadion H. Agus Salim demi menghindari sanksi disiplin bagi klub maupun kerugian bagi suporter sendiri,” ungkap Adhi.
Adhi menambahkan bahwa kehadiran suporter tamu yang nekat dapat berujung pada denda berat dari Komdis PSSI dan risiko keamanan lainnya. Fokus utama manajemen saat ini adalah menjaga agar tim dapat bertanding dengan tenang tanpa gangguan administratif.
Rombongan Pangeran Biru dijadwalkan bertolak menuju Sumatera Barat pada Jumat, 3 April 2026, guna melakukan adaptasi cuaca dan persiapan akhir sebelum laga krusial tersebut dimulai.











