Tanda-tanda Samudra Baru Muncul, Apa yang Terjadi?

Samudera baru
(Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Adanya ilmu geologi, memberikan pengetahuan terhadap pemahaman terkait rupa Bumi dengan lima samudra, tujuh benua, dan bentuk daratan yang unik. Akan tetapi, planet ini tidak selalu terlihat seperti itu, terdapat tanda-tanda kemunculan samudra baru di masa depan.

Kemunculan samudera baru ini menunjukkan wajah Bumi akan terus berubah, meskipun proses ini mungkin memakan waktu jutaan tahun. Para ilmuwan telah mengidentifikasi munculnya perairan baru di tengah benua Afrika, yang perlahan-lahan terbelah.

Negara-negara seperti Uganda dan Zambia, yang saat ini terkurung daratan, mungkin suatu hari akan memiliki garis pantai sendiri.

Perubahan ini disebabkan oleh pergerakan lempeng tektonik, yaitu lempeng batu raksasa yang membentuk kerak dan bagian atas mantel Bumi, atau yang dikenal sebagai litosfer. Walaupun pergerakan ini lambat dan tak terlihat langsung, lempeng-lempeng tersebut terus bergerak.

Di Afrika, pertemuan lempeng tektonik Afrika, Arab, dan Somalia menyebabkan pemisahan lambat antara lempeng Somalia dan lempeng Arab dari lempeng Afrika utama. Fenomena ini dikenal sebagai Rift Afrika Timur, dan sudah berlangsung selama 30 juta tahun terakhir.

“Ini adalah satu-satunya lokasi di dunia di mana kita dapat melihat bagaimana retakan benua berkembang menjadi retakan samudra,” kata Christopher Moore, mahasiswa doktoral di University of Leeds, Inggris, melansir Unilad, Senin (4/11/2024).

Namun, penduduk Uganda atau Zambia mungkin belum akan melihat pantai di wilayah mereka dalam waktu dekat. Diperlukan jutaan tahun untuk terbentuknya samudra baru yang nyata.

Meski begitu, perubahan ini tetap berlanjut. Ken Macdonald, ahli geofisika kelautan dan profesor di University of California, menjelaskan dengan GPS, ilmuwan dapat mengukur laju pergerakan hingga beberapa milimeter per tahun. Data dari pengukuran ini memberikan gambaran yang lebih jelas tentang dinamika lempeng tersebut.

BACA JUGA: Keindahan Negara Maldives, Surga Kecil di Asia

Jika kita menengok jauh ke masa depan, Macdonald memprediksi Teluk Aden dan Laut Merah akan meluap, membanjiri wilayah Afar dan Lembah Rift Afrika Timur, lalu membentuk samudra baru. Pada saat itu, Afrika Timur akan terpisah sebagai sebuah daratan atau benua kecil baru.

 

 

(Virdiya/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun