Tancap Gas di Awal Tahun, Fetty Anggraenidini Kawal Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Jabar

Fetty Anggraenidini Bertemu Warga Rancamaya Kota Bogor Sosialisasikan Perda Nomor 5
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat fraksi Partai Golkar, Fetty Anggraenidini kembali mengunjungi Dapil-nya di Kota Bogor (Dok. Fetty Anggraenidini)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Mengawali kalender kerja tahun 2026, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Golkar, Fetty Anggraenidini, menunjukkan komitmennya dalam memperkuat struktur kemandirian daerah. Hadir dalam Rapat Paripurna pembukaan Masa Sidang I Tahun 2025–2026 di Gedung DPRD Jabar, Minggu (18/1/2026), Fetty langsung terlibat aktif dalam pembahasan krusial mengenai instrumen pendapatan daerah.

Langkah ini menandai dimulainya periode kerja legislatif yang lebih progresif, di mana penataan Alat Kelengkapan DPRD (AKD) tahun 2026 menjadi fondasi awal untuk menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran secara optimal.

Fokus pada Reformasi Pajak dan Retribusi

Tidak butuh waktu lama bagi Fetty untuk beralih ke agenda teknis. Usai paripurna, ia langsung mengikuti Rapat Panitia Khusus (Pansus) XII yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan atas Perda Nomor 9 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Pembahasan ini dinilai strategis karena menyangkut napas pembangunan Jawa Barat ke depan. Melalui penyesuaian regulasi pajak, diharapkan pemerintah daerah memiliki ruang fiskal yang lebih sehat tanpa membebani masyarakat secara tidak proporsional.

“Awal tahun 2026 ini bukan sekadar seremoni pembukaan masa sidang. Kami langsung bergerak melalui Pansus XII untuk memastikan regulasi pajak dan retribusi daerah benar-benar berpihak pada asas keadilan dan mendorong kemandirian ekonomi Jabar,” tegas Fetty.

Kesejahteraan Masyarakat Tetap Jadi Kompas

Meski disibukkan dengan urusan regulasi pajak di Pansus, Fetty yang duduk di Komisi V tetap memegang teguh komitmen pada sektor sosial. Ia menegaskan bahwa setiap rupiah yang dikelola dari pajak daerah harus kembali dalam bentuk layanan publik yang nyata.

“Fokus utama saya tidak bergeser: kualitas layanan kesehatan dan pemerataan akses pendidikan. Pajak yang kita bahas ini adalah bahan bakar untuk merealisasikan aspirasi warga di pelosok daerah yang masih membutuhkan bantuan negara,” tambahnya.

Sinergi untuk Pembangunan Berkelanjutan

Melalui unggahan di akun media sosial resminya, Fetty mengajak seluruh elemen, baik eksekutif maupun masyarakat, untuk mempererat kolaborasi. Baginya, tantangan dinamis di tahun 2026 memerlukan sinergi yang kuat agar setiap kebijakan legislatif dapat dieksekusi dengan tepat sasaran.

“Semoga setiap keputusan yang dihasilkan mampu menghadirkan kebijakan yang adil, berpihak pada masyarakat, dan mendorong pembangunan Jawa Barat yang berkelanjutan,” tutupnya optimistis.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
DJP
DJP Dukung UMKM Naik Kelas via PP Nomor 20 Tahun 2026
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik