Tanah Abang Masih Sepi Jelang Lebaran, Penjual Pilih Santai Main Bola

Tanah Abang Sepi
(TikTok / juharo_s)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Jelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah yang kurang dari seminggu lagi, Kondisi Pasar Tanah Abang masih sepi pembeli. Sejumlah pedagang mengeluhkan kondisi ini, namun ada juga pedagang yang memilih bersantai sambil bermain.

Sejumlah video yang beredar di sosial media menunjukan kondisi pasar Tanah Abang yang sepi. Sebuah video yang dibagikan oleh akun TikTok juharo_s memperlihatkan momen sejumlah pedagang sedang bersantai dan sebgian asik bermain sambil menunggu pengunjung yang tak kunjung datang.

Dalam video tersebut dua orang penjual tampak bermain-main dengan menendang sebuah kardus seperti sedang bermain bola. Sementara di video itu juga terlihat seorang lelaki yang tampak sedang duduk santai diatas sebua karung.

Namun yang tidak tampak dalam video itu adalah lalu lalang pengunjung dan pembeli, meskipun hari raya idul fitri sudah tinggal sebentar lagi.

Sepinya pusat perbelanjaan di Jakarta pusat ini telah berlangsung sejak beberapa tahun kebelakang.

Namun kondisi pasar Tanah Abang tahun ini tampak lebih sepi dibanding tahun tahun sebelumnya. Bahkan pada momen menjelang lebaran yang biasanya masih dipadati oleh pembeli, pasar Tanah Abang kini dirundung sepi.

Kepadatan dan desak-desakan antar pembeli yang biasanya dijumpai setiap menjelang lebaran kini tak lagi terlihat.

Tidak sedikit pedagang yang mengeluhkan kondisi ini. Penurunan jumlah pembeli yang signifikan tentunya akan berdampak pada omset penjualan dan juga keberlangsungan usaha para pedagang Tanah Abang.

Banyak pedagang yang mengatikan dengan kondisi ekonomi saat ini dengan lesu nya pembeli di Tanah Abang. Daya beli Masyarakat kian menurun ditengah meningkatnya harga kebutuhan lain yang lebih utama dibandingkan kebutuhan sandang.

BACA JUGA:

Wamentan Dorong Perpanjangan Operasi Pasar Murah Hingga Setelah Lebaran

Jelang Lebaran Sepi Pengunjung, Penjual di Tanah Abang Bersantai Sambil Menunggu Pembeli

Sebelumnya Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menanggapi kondisi sepinya pasar Tanah Abang. Maman menyampaikan kondisi sepinya pasar Tanah Abang bukan disebabkan oleh melemahnya daya beli Masyarakat.

Salah satu faktornya, menurut Maman, adalah adanya pergeseran pola budaya dan tren berbelanja di kalangan masyarakat saat ini.

“Sekarang ini terjadi shifting era sebagian besar Anak-anak kita saja yang SD yang SMP, SMA, sekarang rata-rata Udah tidak belanja langsung dateng ke Tanah Abang tidak belanja dateng Ke Pasar Fatmawati. Tapi mereka belanja lewat media online e-commerce,” kata Maman kepada media Jakarta, Rabu (19/3), seperti dikutip dari Merdeka.

Maman mengatakan bahwa hal ini juga menjadi salah satu faktor utama yang menjadi penyebab turunnya jumlah pengunjung di pasar Tanah Abang.  

(Raidi/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
Berita Lainnya

1

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

4

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri