Sudah 6 Tahun! Uang Ganti Rugi Mat Solar Rp3,3 Miliar Masih Tertahan

Mat Solar
Uang Ganti Rugi Mat Solar Rp3,3 Miliar Masih Tertahan (YouTube Bang Bos)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID —  Kasus sengketa tanah milik almarhum Mat Solar yang digunakan untuk pembangunan jalan tol Serpong Cinere masih terus berlanjut.

Hingga sang komedian senior menghembuskan napas terakhir pada 17 Maret 2025, hak ganti rugi sebesar Rp3,3 miliar masih belum diterima oleh keluarganya.

Anak sulung Mat Solar, Idham Aulia, kini melanjutkan perjuangan sang ayah untuk mendapatkan haknya. Dengan suara bergetar dan air mata yang nyaris jatuh, ia mengungkapkan kesedihannya di Pengadilan Negeri Tangerang pada Rabu (19/3/2025).

“Saya dipercaya oleh ayah untuk mengurus ini. Ada perasaan sedih dan kecewa karena sampai sekarang belum selesai,” ujarnya.

Sengketa yang Berlarut Sejak 2019

Sengketa tanah ini bermula sejak 2019, ketika tanah milik Mat Solar digunakan dalam proyek jalan tol Serpong-Cinere. Pihak pengelola tol telah menitipkan uang ganti rugi senilai Rp3,3 miliar ke Pengadilan Negeri Tangerang. Namun, pembayaran terhambat karena adanya klaim kepemilikan dari Muhammad Idris, yang juga mengaku sebagai pemilik sah tanah tersebut.

Sebelum Mat Solar mengalami stroke dua tahun lalu, ia banyak berdiskusi dengan Idham mengenai masalah ini. Kini, dengan tekad kuat, Idham berjanji untuk memperjuangkan hak ayahnya hingga tuntas.

“Saya akan terus memperjuangkan dengan cara terbaik,” tegasnya.

BACA JUGA:

Mat Solar Meninggal: Rieke Diah Pitaloka “Abang maafin Oneng”

Jejak Karier hingga Serangan Stroke yang Dialami Mat Solar

Dukungan Rieke Diah Pitaloka dan Harapan dari DPR

Dalam perjuangan ini, keluarga Mat Solar mendapatkan dukungan dari Rieke Diah Pitaloka, sahabat sekaligus rekan kerja Mat Solar di sitkom Bajaj Bajuri. Rieke bahkan menyuarakan kasus ini di hadapan Komisi VI DPR RI untuk menuntut kejelasan dari Jasa Marga.

“Saya sampaikan ke Komisi, ini lho tanah yang dipakai untuk tol sejak 2019, tapi belum juga dibayar,” ungkap Rieke saat melayat di rumah duka di Pamulang, Tangerang Selatan.

Rieke menyebut bahwa Direktur Utama Jasa Marga telah berjanji untuk menyelesaikan pembayaran sebelum Lebaran. Namun, proses hukum di Pengadilan Negeri Tangerang masih berlanjut, dan sidang terbaru pun harus ditunda karena beberapa kendala administratif.

Sidang yang digelar pada Rabu (19/3/2025) terpaksa ditunda karena Mat Solar sebagai penggugat utama telah meninggal dunia. Hakim Ketua meminta pihak keluarga untuk menentukan ahli waris yang sah agar gugatan bisa dilanjutkan.

“Kalau ingin melanjutkan, harus jelas ahli warisnya. Ahli waris kemudian dapat memberikan kuasa kepada Idham Aulia, bukan menggunakan kuasa dari almarhum,” jelas Hakim Ketua.

Selain itu, sidang juga tertunda karena satu dari empat tergugat, Muhammad Idris, tidak hadir. Sementara itu, tiga tergugat lainnya—Pejabat Pembuat Komitmen Pengadaan Tanah Tol Serpong Cinere, Badan Pertanahan Nasional Kota Tangerang Selatan, dan PT Cinere Serpong Jaya telah memenuhi panggilan pengadilan.

Keluarga Mat Solar kini hanya bisa berharap agar kasus ini segera menemui titik terang. Perjuangan ini bukan hanya soal uang, tetapi juga soal hak yang seharusnya didapatkan oleh Mat Solar atas jerih payahnya selama bertahun-tahun di dunia hiburan.

“Oneng nggak terima abang ngalamin kayak gini. Oneng tahu tanah abang dibeli dari ngumpulin honor shooting,” ujar Rieke dengan penuh emosi.

Sementara proses hukum masih berjalan, harapan tetap menyala bahwa keadilan akan berpihak kepada keluarga Mat Solar. Mereka kini menunggu kepastian agar hak ganti rugi sebesar Rp3,3 miliar yang telah tertunda sejak 2019 dapat segera diterima.

(Hafidah Rismayanti/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian
IMG-20260721-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Lantik Empat Organisasi Pelajar, Dorong Generasi Muda Jadi Agen Perubahan
IMG-20260720-WA0002
Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Wisata Air Kalimalang, Pastikan Berjalan Sesuai Perencanaan