Startup Raptee Energy India Luncurkan E-Moto Baru, Harganya?

epeda Motor Listrik Raptee (Foto: Enrico Punsalang/ RideApart)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TM.ID: Sepeda motor listrik mempunyai berbagai macam bentuk dan ukuran yang menarik, dan sudah jelas bahwa masa depan mobilitas roda dua akan sangat bergantung pada listrik.

Oleh karena itu, kita telah melihat banyak sekali inovasi kelistrikan baru dari pabrikan India.

“Mulai dari skuter utilitarian yang berfokus pada kepraktisan seperti Ola S1 hingga mesin yang berorientasi pada performa dari Ultraviolette, tidak ada kekurangan pengembangan kendaraan listrik yang datang dari negara Asia,” seperti ditulis RidePart yang dikutip Teropongmedia.id Selasa (16/1/2024).

BACA JUGA: Baterai Motor Listrik Honda EM1 e Tahan Banting, Teruji Nyebur di Air 20 cm

Raptee Energy adalah pemain baru lainnya di industri sepeda motor listrik yang sedang berkembang di India. Perusahaan baru-baru ini mempresentasikan inovasi terbarunya dalam Global Investors Meet (GIM) di Tamil Nadu.

Di sini, perusahaan memamerkan sepeda motor listrik menarik yang diperkirakan akan meluncur di jalan-jalan India pada bulan April 2024.

Hingga tulisan ini dibuat, sepeda motor tersebut belum memiliki nama, jadi kami akan menyebutnya sebagai Sepeda Motor Listrik Raptee. Selama GIM, Raptee memamerkan cara kerja bagian dalam sepeda motor listriknya melalui layar “transparan”, yang menunjukkan semua cara kerja bagian dalam sepeda motor dan lokasinya di dalam sepeda.

Di atas kertas, sepeda motor listrik Raptee tampaknya mencerminkan spesifikasi mesin bensin 150cc hingga 200cc – yang dianggap sebagai sepeda ukuran menengah premium dalam konteks pasar India.

Sementara itu, Raptee Energy bersiap untuk memproduksi sepeda baru di pabrik besarnya. Terletak di Chennai, proyek ini mencakup lahan seluas empat hektar dan memerlukan investasi sekitar 850 juta rupee (sekitar $10 juta USD).

Fasilitas baru ini dilaporkan mencakup pusat penelitian dan pengembangan untuk pengembangan di masa depan. Secara total, Raptee berharap bisa memproduksi 100.000 unit setiap tahunnya.

BACA JUGA: Vinfast dapat Restu Jokowi Bangun Pabrik Mobil Listrik di Indonesia

Selain itu, mengenai peluncuran sepeda motor listrik Raptee, beberapa laporan menunjukkan bahwa kita bisa melihat sepeda motor ini dalam versi logam pada bulan April 2024.

Saat ini, sepeda motor listrik diperkirakan akan memiliki banderol harga yang menarik sehingga dapat memikat generasi muda. pengendara. Sebagai referensi, Ultraviolette F77,sepeda dengan gaya dan spesifikasi serupa, mengusung MSRP mulai dari Rs 380.000, atau sekitar $4.500 USD.

Laporan wartawan Jakarta : Agus Irawan

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City