Sosok Alya Dalila di Balik Konten Viral yang Singgung Erina Gudono

Alya Dalila Erina
(Instagram/@alyadjohan)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — TikToker Alya Dalila, sosok di balik konten viral yang menyinggung Erina Gudono, kini menjadi sorotan publik.

Konten yang ia unggah, yang secara langsung mengkritik Erina dan gaya hidupnya, telah tersebar luas di berbagai platform media sosial seperti X, Instagram, TikTok, dan Facebook.

Alya, yang sebelumnya terkenal di media sosial, kini semakin populer berkat konten tersebut. Dalam video berdurasi singkat, Alya Dalila mengungkapkan kekesalannya terhadap Erina yang “tone deaf” terhadap kondisi Indonesia. Ia juga menyatakan bahwa hidup istri Kaesang Pangarep itu tidak menarik.

Profil Alya Dalila

Informasi mengenai Alya Dalila masih terbatas. Berdasarkan laman LinkedIn-nya, ia tercatat sebagai lulusan Hubungan Internasional dari Universitas Padjadjaran (2016-2020).

Alya memiliki rekam jejak karir yang mengesankan. Ia pernah menjabat sebagai Strategic Director di Freakout Media, Marketing Strategist di Inspigo.id, Digital Strategis di Cretivox Broadcasting Network, Content Experience Specialist di The Pixel Company, dan juga pernah bekerja di International Humanity Foundation.

Alya terkenal sebagai sosok yang lugas dan berani mengutarakan pendapatnya, yang terkadang menimbulkan kontroversi. Ia aktif di TikTok dengan akun @alyttlebit, di mana ia banyak membuat video bersama pasangan dan teman dekatnya. Video-videonya di TikTok memiliki nuansa yang lebih ceria, lucu, dan menghibur.

Konten Viral yang Menyinggung Erina Gudono

Dalam video yang Alya unggah di X oleh akun @aiyu_asayaka, Alya menyampaikan unek-uneknya terkait Erina Gudono. Diduga, konten ini merupakan respons atas unggahan Erina yang menunjukkan gaya hidup mewah dan hedonis.

Seperti liburan ke luar negeri dengan jet pribadi dan menikmati makanan mahal, di tengah kondisi masyarakat Indonesia yang sedang berjuang menghadapi berbagai kesulitan.

Alya menyebut Erina sebagai wanita biasa yang mendapatkan privilege karena menikah dengan anggota “Widodo Dynasty” dan memiliki hidup yang tidak menarik.

BACA JUGA : Gaya Hedon Kaesang-Erina di AS Picu Kemarahan Netizen di Tengah Kontroversi UU Pilkada

Meskipun tidak ada penjelasan resmi mengenai maksud konten tersebut, banyak komentar di media sosial yang mendukung pernyataan Alya.

Konten viral ini memicu perdebatan di media sosial. Publik penasaran dengan alasan di balik konten tersebut dan bagaimana tanggapan Erina Gudono.

“hehehehe ati ati kak, temen ku banyak pemujanya mereka,” tulis pelik akun instagram @thatyour.

“Anjrit menyalaaa bangett,” tulis akun @kugybears.

 

(Hafidah Rismayanti/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City