Smart Tracker Rp80 Ribuan Disebut Mirip AirTag, Realistis atau Sekadar Ilusi Murah?

(Foto: YouTube DKID Media)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Perangkat pelacak barang berharga kembali menjadi perbincangan setelah beredar smart tracker Bluetooth seharga Rp80 ribuan yang diklaim memiliki fungsi serupa Apple AirTag. Selisih harga yang sangat jauh ini memantik rasa penasaran publik, apakah benar perangkat murah tersebut mampu menggantikan peran pelacak premium?

Ulasan mendalam dari kanal YouTube DKID Media memberikan gambaran yang lebih jernih. Kesimpulannya tegas, fungsinya mirip, teknologinya berbeda.

“Ini bukan GPS. Cara kerjanya berbeda dan batasannya harus dipahami,” ujar DKID Media, dikutip Senin (2/2/2026).

Cara Kerja: Bluetooth, Bukan GPS

Smart tracker merek Easitech ini tidak dibekali modul GPS. Sistem pelacakannya mengandalkan Bluetooth berbasis crowd-source, serupa konsep jaringan pelacakan milik Apple Inc..

Sinyal dari perangkat akan ditangkap oleh iPhone lain di sekitarnya, lalu dikirim ke server iCloud. Artinya, keberadaan iPhone di sekitar menjadi syarat mutlak agar lokasi bisa terdeteksi. Tanpa itu, posisi barang tidak akan diperbarui.

“Kalau tidak ada iPhone yang lewat, lokasinya ya berhenti di situ,” jelas DKID Media.

Bukan Pelacakan Presisi

Perbedaan paling mencolok dibanding AirTag terletak pada absennya teknologi Ultra Wideband. Akibatnya:

  • Tidak ada fitur penunjuk arah atau jarak presisi
  • Pembaruan lokasi tidak bersifat real-time
  • Proses deteksi bergantung pada lalu lintas perangkat iOS di sekitar

Meski demikian, perangkat ini masih menyediakan fitur bunyi alarm, yang berguna saat posisi barang sudah berada dalam radius dekat.

Penggunaan yang Masuk Akal

Dalam praktiknya, tracker murah ini dinilai masih relevan untuk barang-barang personal seperti tas, koper, atau paspor. Konsumsi dayanya rendah, menggunakan baterai kancing yang diklaim mampu bertahan hingga 8–12 bulan.

Namun untuk kebutuhan serius seperti pelacakan kendaraan atau operasional rental, perangkat ini jelas tidak memadai.

“Kalau butuh pelacakan real-time atau sistem keamanan aktif, ini bukan alatnya,” tegas DKID Media.

Baca Juga:

Oppo Find X3 Pro, Smartphone Flagship Berkamera Canggih

Privasi Tetap Jadi Prioritas

Satu catatan penting: sistem iOS akan mengirimkan peringatan jika mendeteksi tracker asing yang bergerak mengikuti pengguna. Dengan kata lain, perangkat ini tidak bisa digunakan secara diam-diam untuk memantau orang lain.

“Apple sangat ketat soal privasi. Jadi niat ngawur bakal ketahuan,” ujar DKID Media.

Dengan harga Rp80 ribuan, smart tracker ini tidak bisa disamakan dengan AirTag, tetapi juga tidak sepenuhnya layak diremehkan. Selama digunakan sesuai fungsi dan ekspektasi, perangkat ini bisa menjadi solusi ekonomis untuk pelacakan barang sederhana.

Namun bagi konsumen, satu hal tetap krusial: murah bukan berarti setara. Memahami cara kerja dan keterbatasan teknologi adalah kunci agar tidak terjebak klaim pemasaran yang terdengar terlalu indah.

“Bukan soal murah atau mahal, tapi soal tahu batasan,” pungkas DKID Media.

(Magang UIN Sunan Gunung Djati/Fathir Fahrezi Fardiansyah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Persib Bandung Datangkan Igor Tolic
Igor Tolic Pasang Target Tinggi, Persib Tak Mau Sekadar Numpang Lewat di ASEAN Club Championship 2026/2027
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Gelar Edukasi Olah Sampah Organik di Desa Cikadut
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Gelar Edukasi Olah Sampah Organik di Desa Cikadut
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Taat Pajak Dukung Pembangunan
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Taat Pajak Dukung Pembangunan
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Normalisasi Sungai hingga Bangun Drainase Baru
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Sungai Dikeruk hingga Bangun Drainase Baru
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

3

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk
Headline
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
timnas-kanada-saatnya-les-rouges-buat-sejarah-di-800-2026-05-02-091044_0
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia-Herzegovina Piala Dunia 2026, Tuan Rumah Bidik Kemenangan Bersejarah di Laga Pembuka
Bandung Zoo
Ada Pengelola Baru, Pemkot Siapkan Tahapan Perizinan dan Transisi Operasional Bandung Zoo