Skandal, Jadon Sancho Terlibat Tuduhan Utang Mantan Manajer Pacarnya

Jadon Sancho Terlibat Tuduhan Utang
Jadon Sancho (Ist)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pemain Manchester United yang tengah dipinjamkan ke Aston Villa, Jadon Sancho, terseret dalam skandal tuduhan keuangan bersama kekasihnya, Saweetie, penyanyi rap asal Amerika Serikat. Keduanya dituduh berutang kepada mantan manajer Saweetie yang kini menuntut pembayaran uang jasa.

Diunggah perempuan bernama Maybach Mayy melalui akun Instagram-nya serangkaian tangkapan layar yang menuduh Saweetie, yang bernama asli Diamonte Harper, tidak membayar biaya manajemen untuk sejumlah acara, termasuk kunjungan ke klub malam dan penampilan di luar negeri seperti perjalanan ke Afrika awal tahun ini.

Mayy bahkan mengeklaim, dialah yang mempertemukan Saweetie dengan Sancho, dan menyebut pemain berusia 25 tahun itu sebagai “klien”. Dalam unggahannya, ia menulis, “Saya memesan Saweetie untuk tampil di stadion Chelsea dan mendukung tim (seperti yang saya tunjukkan di postingan sebelumnya). Namun, dia justru jatuh cinta dengan klien saya dan menyuruhnya tidak membayar saya. Saya hanya ingin uang saya!”.

Asmara Sancho dan Saweetie

Kisah asmara Sancho dan Saweetie disebut telah terjalin selama beberapa bulan. Saweetie terlihat hadir pada laga Chelsea vs Bournemouth musim lalu saat Sancho masih dipinjamkan ke klub London tersebut.

Dalam video yang beredar, Sancho tampak memeluk Saweetie di pinggir lapangan sebelum pertandingan dimulai. Ia bahkan kini memiliki tato nama tengah Saweetie, “Qiava”, di belakang telinganya yang dibuat di The Apollo Tattoo & Piercing Studio, Los Angeles.

Baca Juga:

My Chemical Romance Bakal Guncang Jakarta Mei 2026, Tiket Siap Diburu!

Tumbangkan Totenham 4-2, Jaga Asa City Tetap di Jalur Juara

Namun, drama tidak berhenti di situ. Dalam unggahan berikutnya, Mayy menulis sindiran tajam untuk Sancho. “Sancho, kamu tidak bisa menendang bola dengan tenang saat masih berutang dan berulah di luar sana. Ini semua salahmu!” katanya.

Baik Sancho maupun Saweetie hingga kini belum memberikan tanggapan atas tuduhan tersebut.

Pendapatan Sancho

Sancho diketahui bergaji 250.000 pound sterling (Rp 5,6 miliar) per pekan, saat ini dipinjamkan ke Aston Villa dari Manchester United. Ia baru tampil selama delapan menit di Premier League musim ini dan sempat berlatih terpisah dari skuad utama karena pemulihan cedera.

Satu-satunya laga starter Sancho sejauh ini adalah pada ajang Carabao Cup melawan Brentford bulan lalu, saat Villa kalah lewat adu penalti. Meski begitu, pelatih Unai Emery berjanji akan membantu Sancho mengembalikan performanya agar bisa kembali memperkuat tim nasional Inggris pada Piala Dunia 2026.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City