Siap-siap ‘Srimulat: Hidup Memang Komedi’ Bakal Rilis 23 November 2023!

Srimulat: Hidup Memang Komedi
(Cinema 21)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Film komedi Indonesia terbaru, “Srimulat: Hidup Memang Komedi,” merupakan kelanjutan dari film sebelumnya, “Srimulat: Hil yang Mustahal.” Dalam trailer resmi yang rilis pada 31 Oktober 2023, Srimulat kembali mengundang tawa penonton dengan aksi menggelitik para anggota Srimulat yang dikemas dalam alur cerita yang menarik.

Sinopsis

Sinopsis film ini bermula dari tawaran menjadi bintang nasional yang membawa Srimulat ke Ibukota. Salah satu rintangan yang harus mereka hadapi adalah kendala bahasa. Meskipun sehari-hari mereka menggunakan bahasa Jawa, di Ibukota, mereka terpaksa berhadapan dengan situasi yang mengharuskan mereka berbicara menggunakan bahasa Indonesia.

Selain tantangan bahasa, film ini juga mengisahkan permasalahan asmara antara Gepeng dan Royani. Tessy, yang mengalami krisis identitas, harus menghentikan perjalanan karirnya karena terjerat kasus dan masuk penjara.

Pemeran Srimulat: Hidup Memang Komedi

Film ini menampilkan para pelawak Srimulat dengan berbagai karakter unik:

  • Juan Bione Subiantoro sebagai Gepeng
  • Elang El Gibran sebagai Basuki
  • Erika Carlina sebagai Djudjuk
  • Dimas Anggara sebagai Timbul
  • Morgan Oey sebagai Paul
  • Zulfa Maharani sebagai Nunung
  • Ibnu Jamil sebagai Tarzan
  • Erick Estrada sebagai Tessy
  • Naimma Aljufri sebagai Rohana
  • T. Rifnu Wikana sebagai Asmuni
  • Rukman Rosadi sebagai Teguh
  • Indah Permatasari sebagai Royani
  • Rano Karno sebagai Babe Makmur
  • Whani Darmawan sebagai Ki Sapari

BACA JUGA: Srimulat Bakal Gelar Pertunjukan Berjudul “Srinewlat”

Mengulas Kembali Film Sebelumnya

“Srimulat: Hil yang Mustahal,” film komedi Indonesia yang rilis pada 19 Mei 2022, menceritakan perjalanan hidup grup lawak legendaris Srimulat. Diproduksi oleh MNC Pictures dan IDN Pictures dengan sutradara Fajar Nugros, film ini memulai pertunjukan di Teater Sriwedari, Surakarta.

Grup lawak Srimulat memulai perjalanan mereka dari Surakarta ke Ibu kota dengan tujuan mencari peruntungan. Namun, kendala bahasa muncul ketika penonton di Ibukota tidak memahami komedi berbahasa Jawa yang mereka bawakan. Dalam perjalanan mereka, Gepeng jatuh cinta pada Royani, anak Babe Makmur. Namun, hubungan mereka tidak direstui oleh Babe Makmur karena pekerjaan Gepeng dianggap tidak layak.

Jangan lewatkan keseruan film ini yang rencananya akan rilis pada 23 November 2023. Saksikan kelanjutan kisah seru Srimulat dan nikmati tawa yang tak terduga!

 

(Kaje/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
IMG-20260725-WA0002
Wildan: Setiap Aspirasi Akan Kami Perjuangkan
IMG-20260725-WA0001
Nuryadi Tegaskan Aspirasi Warga Tak Berhenti di Reses, Siap Dikawal Hingga Masuk RKPD
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial