Sengketa Paten 5G, Nokia dan Vivo Tempuh Perjanjian Lisensi Multi-Tahun

Nokia Vivo
Ilustrasi (pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Perusahaan teknologi global, Nokia, telah mencapai perjanjian lisensi paten 5G multi-tahun dengan produsen ponsel pintar asal China, Vivo.

Perjanjian ini akan berlaku mulai kuartal pertama tahun 2024 dan mengakhiri proses ligitasi sengketa paten antara kedua perusahaan.

Detail ketentuan dalam perjanjian tersebut dirahasiakan. Namun Nokia mengungkapkan bahwa Vivo akan membayarkan royalti ke Nokia, termasuk pembayaran yang mencakup masa ligitasi.

Vivo menjadi produsen ponsel pintar keenam yang menyepakati perjanjian lisensi paten dengan Nokia dalam 13 bulan terakhir. Bergabung dengan Apple, Samsung, Oppo, Honor, dan Huawei.

Presiden Nokia Technologies, Jenni Lukander, menyatakan kegembiraannya atas kesepakatan ini dan mengatakan bahwa hal tersebut mencerminkan rasa saling menghormati untuk hak kekayaan intelektual satu sama lain.

“Kami senang telah mencapai kesepakatan dengan Vivo yang mencerminkan rasa saling menghormati untuk hak kekayaan intelektual satu sama lain,” kata Presiden Nokia Technologies, Jenni Lukander mengutip Antara Senin (5/2/2024).

BACA JUGA : Pilihan Warna Samsung Galaxy S24 di Indonesia

Hal yang sama juga Manajer Umum Departemen Urusan Hukum Vivo Mobile Communication, Xianwen Xu, menyebut kesepakatan ini sebagai pengakuan terhadap nilai paten dari teknologi seluler dan berperan dalam menciptakan perkembangan positif di industri.

“Ini juga memainkan peran signifikan dalam menciptakan perkembangan positif terhadap lingkungan di dalam industri,” ujar Xianwen.

Nokia Technologies saat ini sedang menuju tahap akhir dari siklus pembaruan lisensi ponsel pintar. Mereka menunjukkan perkembangan positif dalam bisnis otomotif, barang elektronik, Internet of Things (IoT), dan multimedia.

Diperkirakan, angka penjualan tahunan Nokia Technologies dalam jangka waktu menengah akan mencapai 1,4 miliar euro hingga 1,5 miliar euro (sekitar Rp23,7 triliun hingga Rp25,3 triliun).

 

 

(Hafidah/Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian