Sekap Pegawai Bot Finance, Oknum Ormas Ditangkap Polisi di Surabaya

pegawai finance ormas
(Instagram/jktnewss)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Sebanyak lima orang yang diduga merupakan anggota sebuah organisasi masyarakat (ormas) diamankan oleh aparat Polrestabes Surabaya, Jawa Timur. Pasalnya, mereka ditangkap atas dugaan penyekapan dan kekerasan terhadap seorang staf dari perusahaan pembiayaan BOT Finance.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto menyampaikan, insiden itu terjadi pada Rabu, (16/07). Insiden tersebut sempat direkam dalam sebuah video yang kemudian tersebar luas di media sosial.

“Laporan dari warga masyarakat bahwa telah terjadi penyekapan orang yang dibawa ke sebuah kantor. Atas laporan tersebut akhirnya anggota Satreskrim Polrestabes meluncur ke TKP,” jelas Edy dalam konferensi pers, Jumat (18/07).

Petugas yang tiba di lokasi menemukan bahwa korban, yang merupakan pegawai BOT Finance, berada dalam tekanan dan mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari sejumlah orang di dalam kantor ormas.

“Di sana benar ternyata ada kepala BOT Finance telah dibawa oleh beberapa orang, lima orang, ke kantornya kemudian ada beberapa intimidasi,” ujar Edy.

Kelima anggota ormas tersebut disebut memaksa korban untuk menyerahkan kembali sebuah kendaraan yang sebelumnya telah ditarik oleh BOT Finance dari tangan debitur. Penarikan tersebut dilakukan karena debitur diketahui menunggak pembayaran kredit.

“Intinya bahwa yang bersangkutan diminta untuk menyerahkan kendaraan yang telah disita atau ditarik oleh BOT. Dengan alasan bahwa BOT menarik karena kreditnya macet,” tambahnya.

BACA JUGA:

Viral Polantas Minta SIM Jakarta, Polda Metro sebut hanya Istilah?

Viral! Oknum Polisi Menangis Histeris Saat Dijemput Paksa Propam karena Diduga Bolos Berdinas

Lebih lanjut, Edy mengungkapkan, kelima pelaku tidak memiliki hubungan hukum apa pun dengan pemilik kendaraan, korban, maupun perusahaan pembiayaan tersebut. Tindakan mereka dinilai sebagai aksi premanisme.

Setelah pemeriksaan lebih lanjut dan didukung bukti dari video yang beredar, kelima orang tersebut dinyatakan terbukti melakukan tindakan kekerasan, pengancaman, serta intimidasi terhadap korban. Mereka pun kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Yang bersangkutan melakukan ancaman kekerasan terhadap korban. Atas kejadian tersebut lima pelaku ditetapkan sebagai tersangka. Yaitu membuat perasaan tidak enak dan melakukan pengeroyokan dengan ancaman di atas lima tahun,” pungkasnya.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City