Sejarah Sesar Lembang, Ancaman Tersembunyi Dibalik Keindahan

Sesar Lembang
(Instagram/landuse.id)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Di balik keindahan alam Lembang yang memukau, tersembunyi potensi bencana geologi yang patut diwaspadai.

Sesar Lembang, salah satu patahan aktif di Pulau Jawa, membentang sekitar 29 kilometer dari Gunung Batu di Lembang hingga Padalarang, dan menjadi salah satu sesar terdekat dari pusat Kota Bandung dan memiliki sejarah yang perlu diketahui.

Setelah gempa Cianjur yang sempat dikaitkan dengan Sesar Cimandiri, saat ini perhatian publik juga mengarah pada Sesar Lembang. Aktivitas sesar ini mulai mendapat sorotan karena potensinya yang dapat memicu gempa bumi berkekuatan besar.

Sesar Lembang termasuk dalam jenis sesar mendatar dengan gerakan rotasi ke kiri (sinistral). Patahan ini memiliki elevasi yang bervariasi, mulai dari titik tertinggi sekitar 450 meter di kawasan Gunung Palasari Maribaya, hingga menurun ke ketinggian sekitar 40 meter di daerah Cisarua.

Jalur patahan ini melintasi sejumlah wilayah strategis, termasuk Batunyusun, Gunung Batu, Gunung Lembang, Cihideung, Jambudipa, dan berakhir di sisi utara Padalarang. Berdasarkan catatan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), terdapat empat kecamatan yang berada tepat di jalur sesar, yaitu Parongpong, Cisarua, Lembang, dan Padalarang.

Sejarah Sesar Lembang

Sesar Lembang diperkirakan terbentuk akibat aktivitas geologi yang kompleks dari sistem Gunung Api Sunda–Burangrang, yang terletak di antara Padalarang dan Sumedang. Proses geologi ini menciptakan zona depresi di wilayah Lembang dan menghasilkan sesar turun yang kemudian berkembang menjadi sesar mendatar akibat pergeseran lempeng bumi.

Dalam sejarah perkembangannya, sesar ini mengalami perubahan arah gerakan, dari semula bersifat vertikal (sesar turun) menjadi horizontal (sesar mendatar), yang membuatnya menjadi salah satu potensi sumber gempa aktif di wilayah Jawa Barat.

PVMBG mencatat bahwa Sesar Lembang bergerak dengan kecepatan antara 0,2 hingga 2,5 mm per tahun. Meskipun pergerakannya tergolong lambat, sesar ini tetap menyimpan potensi energi yang besar.

Studi paleoseismologi memperkirakan bahwa Sesar Lembang memiliki potensi untuk menghasilkan gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,5 hingga 7,0, dengan siklus pengulangan atau periode ulang antara 170 hingga 670 tahun.

Salah satu aktivitas signifikan terjadi pada tahun 2011, ketika sesar ini memicu gempa bermagnitudo 3,3 yang menyebabkan kerusakan pada 384 bangunan, termasuk 9 di antaranya mengalami kerusakan berat.

Baca Juga:

Warga Bandung Raya Diimbau Waspada, Gempa Sesar Lembang Mengintai

Di Mana Lokasi Sesar Garsela? Jadi yang Teraktif di Jabar!

Hingga tahun 2021, belum ada gempa besar terbaru yang tercatat dari aktivitas Sesar Lembang. Namun, BMKG Bandung memperkirakan sesar ini berpotensi melepaskan energi besar secara berkala, kira-kira setiap 500 tahun.

Berdasarkan hasil kajian sejarah gempa, diperkirakan terakhir kali Sesar Lembang melepaskan energi besar terjadi sekitar abad ke-17, atau sekitar tahun 1600-an. Hal ini menandakan bahwa sesar ini masih aktif dan berpotensi kembali memicu gempa besar di masa depan.

(Virdiya/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

2

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

3

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

4

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]

5

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...