PURWAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Harapan masyarakat Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta untuk memiliki fasilitas pendidikan menengah negeri akhirnya terwujud. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDIP, Christin Novalia Simanjuntak, bersama jajaran Komisi V melakukan peninjauan langsung terhadap progres Unit Sekolah Baru (USB) SMAN 1 Pondoksalam, Minggu (18/1/2026).
Kehadiran sekolah ini menjadi tonggak sejarah penting, mengingat wilayah tersebut sebelumnya belum memiliki SMA berstatus negeri.
Menjawab Penantian Panjang Masyarakat
Dalam kunjungan kerja tersebut, Christin mengungkapkan rasa syukurnya atas dimulainya pembangunan fasilitas pendidikan ini. Berdasarkan informasi dari akun Instagram pribadinya, sekolah ini diharapkan menjadi solusi atas hambatan akses pendidikan yang selama ini dirasakan warga sekitar.
“Setelah sekian lama, SMAN 1 Pondoksalam kini resmi dibangun sebagai SMA negeri pertama di Kecamatan Pondoksalam, Purwakarta,” ujar Christin, Minggu (18/1/2026).
Fasilitas yang tengah dibangun mencakup infrastruktur dasar yang esensial untuk kegiatan belajar mengajar, di antaranya 7 ruang kelas, fasilitas sanitasi (toilet), ruang guru, serta ruang kantor.
Komitmen Pemerataan Kualitas Pendidikan
Peninjauan lapangan ini merupakan bentuk pengawasan ketat DPRD Jabar untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai standar. Tujuannya jelas: menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman guna meningkatkan mutu pendidikan di Jawa Barat.
Christin menekankan bahwa penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) melalui USB ini adalah langkah konkret untuk meningkatkan daya tampung sekolah negeri, sehingga layanan pendidikan menjadi lebih terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
“DPRD Jabar dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mendorong percepatan pembangunan sekolah demi memperluas akses pendidikan bagi seluruh generasi muda di seluruh Jawa Barat,” ucap Christin, Minggu (18/1/2026).
Dengan adanya SMAN 1 Pondoksalam, diharapkan kesenjangan akses pendidikan antarwilayah di Purwakarta semakin terkikis, sekaligus memberikan kepastian masa depan bagi generasi muda di tingkat kecamatan.