Sebelum Gajian 2025, Cek Perbedaan UMP dan UMK!

kenaikan UMP DKI dan Jabar
Ilustrasi Upah Minimum Provinsi (UMP) (PIxabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Menurut Kementerian Ketenagakerjaan, perbedaan UMP dan UMK terletak pada pemberlakuannya. UMP merupakan upah minimum yang berlaku di seluruh kabupaten/kota dalam satu provinsi, sehingga UMP merupakan kependekan dari Upah Minimum Provinsi.

UMP dikenal sebagai upah terendah yang ditetapkan pemerintah, dibayarkan kepada buruh atau pekerja dengan masa kerja kurang dari setahun. Penetapan UMP dilakukan Gubernur melalui Keputusan Gubernur dan ditetapkan paling lambat tanggal 21 November pada tahun berjalan.

Sementara UMK merupakan upah minimum yang diberlakukan hanya di sebuah kabupaten/kota. Penetapan UMK didasarkan pada pertumbuhan ekonomi daerah atau inflasi kabupaten/kota yang bersangkutan. Penetapannya dilakukan paling lambat tanggal 30 November pada tahun berjalan.

Kenaikan UMP dan UMK Tahun 2025

Presiden Prabowo mengumumkan kenaikan UMP dan UMK tahun 2025 sebesar 6,5 persen. Berkaitan dengan hal itu, Menaker memastikan bahwa pengumuman resmi penetapan UMP dan UMK paling lambat dilaksanakan sebelum 25 Desember 2024. Kenaikan UMP dan UMK tahun 2025 berlaku setelah mempertimbangkan daya saing usaha.

Kenaikan sebesar 6,5 persen tersebut mempertimbangkan kebutuhan hidup layak. Dengan adanya kenaikan upah minimum diharapkan daya beli pekerja meningkat.

Dengan kenaikan sebesar 6,5 persen tersebut, diperkirakan upah minimum 2025 adalah sebagai berikut:

1. DKI Jakarta, diperkirakan UMP 2025 sebesar 5.396.761.

2. Papua, diperkirakan UMP 2025 sebesar 4.285.848.

3. Papua Selatan, diperkirakan UMP 2025 sebesar 4.285.848.

4. Papua Pegunungan, diperkirakan UMP 2025 sebesar 4.285.848.

5. Papua Barat Daya, diperkirakan UMP 2025 sebesar 4.285.848.

6. Papua Tengah, diperkirakan UMP sebesar 4.285.848.

7. Kep. Bangka Belitung, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.876.600.

8. Sulawesi Utara, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.775.425.

9. Aceh, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.685.616.

10. Sumatera Selatan, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.681.571.

11. Sulawesi Selatan, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.657.527.

12. Kep. Riau, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.623.654.

13. Papua Barat, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.613.545.

14. Kalimantan Utara, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.580.160.

15. Kalimantan Timur, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.579.314.

16. Riau, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.508.776.

17. Kalimantan Selatan, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.496.195.

18. Kalimantan Tengah, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.473.621.

19. Maluku Utara, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.408.000.

20. Jambi, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.234.534.

21. Gorontalo, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.221.732.

22. Maluku, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.141.700.

23. Sulawesi Barat, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.104.430.

24. Sulawesi Tenggara, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.073.552.

25. Bali, diperkirakan UMP 2025 sebesar 2.996.561.

26. Sumatera Barat, diperkirakan UMP 2025 sebesar 2.994.193.

27. Sumatera Utara, diperkirakan UMP 2025 sebesar 2.992.559.

28. Sulawesi Tengah, diperkirakan UMP 2025 sebesar 2.914.583.

29. Banten, diperkirakan UMP 2025 sebesar 2.905.120.

30. Lampung, diperkirakan UMP 2025 sebesar 2.893.069.

31. Kalimantan Barat, diperkirakan UMP 2025 sebesar 2.878.286.

BACA JUGA: Prabowo Naikan UMP 6,5 Persen, KSPSI Apresiasi Keputusan Prabowo!

32. Bengkulu, diperkirakan UMP 2025 sebesar 2.670.039.

33. Nusa Tenggara Barat, diperkirakan UMP 2025 sebesar 2.602.931.

34. Nusa Tenggara Timur, diperkirakan UMP 2025 sebesar 2.328.970.

35. Jawa Timur, diperkirakan UMP sebesar 2.305.985.

36. DI Yogyakarta, diperkirakan UMP 2025 sebesar 2.264.080.

37. Jawa Barat, diperkirakan UMP 2025 sebesar 2.191.232.

38. Jawa Tengah, diperkirakan UMP 2025 sebesar 2.169.349.

Jadi itu merupakan informasi tentang perbedaan UMP dan UMK, semoga artikel ini bermanfaat untukmu!

 

(Kaje/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun